Pencairan 862 Guru Ngaji di Sumenep Terkendala Administrasi

(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERBENAH: Pencairan guru ngaji tahap ketiga belum dapat dicairkan karena terkendala administrasi.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Realisasi bantuan guru ngaji hingga saat ini masih belum sepenuhnya dicairkan. Tercatat pada pencairan tahap tiga masih terdapat 862 guru ngaji yang belum menerima tunjangan tersebut. Penerima bantuan itu masih dilakukan verifikasi dan validasi (verval) ulang.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Setkab Sumenep Kamiluddin mengatakan, realisasi bantuan untuk ngaji pada tahap tiga masih dilakukan verval ulang. Sebab, terkadang masih adanya data ganda serta data tidak valid.

“Maka upaya kami saat ini akan melakukan data ulang,” katanya, Minggu (5/12/2021)

Kendati sudah masuk akhir tahun, pihaknya tetap optimis dalam menjalankan tugasnya. Sebab, verval ulang sudah hampir selesai. Data yang valid sudah dimasukkan. Sementara data ganda masih dalam proses.

“Insya Allah pertengahan Desember sudah cair mas,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Kamil itu menambahkan, masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan senilai Rp1,2 juta dari anggaran keseluruhan Rp1,2 miliar. Pada tahap pertama yang sudah diberikan bantuan sebanyak 358 guru ngaji. Sedangkan tahap kedua 267 guru ngaji.

Dikatakannya, tidak semua guru ngaji diberikan bantuan. Sebab, di samping kekurangan anggaran juga akan dipilah mana yang lebih layak mendapatkan. “Target kami sebanyak 1000 guru. Pendataan terus dilakukan secara berulang. Di masa pendami Covid-19 penerapan protokol kesehatan guru ngaji wajib dilakukan,” pungkasnya.

Jumlah Penerima Bantuan Guru Ngaji

Tahap pertama 358 guru ngaji.

-Tahap kedua 267 guru ngaji.

-Tahap ketiga 862 guru ngaji

-Masing-masing guru ngaji menerima Rp1,2 juta.

-Total anggaran Rp1,2 miliar.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

Tinggalkan Balasan