oleh

Pencairan Banpol di Sumenep Terganjal SPJ Partai

KABARMADURA.ID – Hingga saat ini, bantuan partai politik (banpol) belum turun. Padahal, dana tersebut sudah ada di kas daerah (kasda). Salah satu indikasinya masih terganjal  persyaratan. Yakni tidak semua parpol menyetorkan surat pertanggung jawaban (SPJ).

Kepala Bandan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bekesbangpol) Sumenep Akh. Zaini melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Politik dan Ormas, Sri Nurhayati mengatakan, semua bantuan sudah disiapkan. Namun, SPJ dari masing-masing partai tidak diselesaikan.

“Ada satu partai yang masih belum menyerahkan SPJ, makanya semuanya tidak dicairkan,” katanya, Kamis (22/10/2020)

Dijelaskan, terdapat 10 partai yang diakui.  Hanya satu partai yang tidak menyetorkan SPJ. Akibatnya, dana untuk banpol terpaksa belum dicairkan. “Dana yang disiapkan senilai Rp1,7 miliar. Hanya saja kami tunda dulu untuk pencairannya,” ucapnya.

Menurutnya, bantuan tersebut termasuk dana hibah yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Dana banpol di setiap partai berbeda-beda, tergantung banyaknya suara yang diperoleh masing-masing partai. Nilainya Rp1.575,” ujar dia.

Mengenai jumlahnya masing-masing suara di partai tinggal dikalikan, misalnya salah satu partai mendapatkan suara 1000 atau 2000 suara maka dikalikan Rp1.575 rupiah. Dalam aturan yang lama, dana banpol diperuntukkan untuk 60 persen bantuan pendidikan politik.

Sedangkan sisanya untuk keperluan operasional sekretariat. Namun di dalam regulasi Permendagri yang baru, tidak ada persentase. Prioritas utama adalah pendidikan politik. “Ini semuanya tergantung suara,” tukasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sumenep Irwan Hayat mengatakan, lambannya dana banpol cukup menjadi persoalan. Terlebih saat ini sudah momentum pemilihan bupati dan wakil bupati. Untuk itu, Besbangpol tidak harus menunggu partai yang masih belum setorkan SPJ.

“Dicairkan sesuai persyaratan partai yang sudah lengkap, bukan menunggu yang tidak lengkap,” pungkasnya. (imd/ito)

 

 

 

Komentar

News Feed