Pencairan BOS Tahap III di Sumenep Mandek

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) TERSENDAT: Pencairan bantuan operasional sekolah (BOS) reguler tahap III di Kabupaten Sumenep masih terganjal penyetoran laporan penggunaan dana sebelumnya dari sekolah.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) Reguler tahap III sulit terealisasi. Salah satu indikasinya, sekolah belum menyetorkan surat pertanggungjawaban (SPj) pencairan BOS sebelumnya. Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep Mohammad Siadi, Selasa (7/9/2021).

Menurutnya, besaran dana BOS keseluruhan mencapai Rp88.415.180.000. Namun, untuk pencairannya belum bisa dipastikan. Sedangkan, rincian dana BOS setiap siswa sekolah dasar (SD) akan memperoleh dana Rp900.000 per tahun. Selanjutnya, siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP) akan memperoleh Rp1.100.000 per tahun.

“Pencairan tahap I dan tahap II sudah. Tetapi, tahap III masih belum. Kami masih menunggu laporan penggunaan BOS sebelumnya,” ujarnya.

Dijelaskan, tujuan pemberian BOS untuk membiayai operasional sekolah berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain itu,  untuk mensupport pemerataan layanan pendidikan serta meningkatkan kualitas pembelajaran. “Kami berharap, sekolah segera melaporkan penggunaan BOS sebelumnya, demi kelancaran realisasi dana itu,” harapnya.

Senada diungkapkan  Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Penyelenggaraan Tugas Pembantu Disdik Sumenep Tri Fathanah. Dia menegaskan, besaran dana BOS untuk SD dan SMP negeri maupun swasta tidak sama. Rinciannya, BOS untuk SD Rp60. 630.150.000 sedangkan untuk SMP Rp27.895.420.000. “Saat ini masih belum cair mas, menunggu dari pusat dan menunggu laporan dari sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Syukri memaparkan, keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana BOS cukup penting. Sebab, langkah tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat selaku pengguna dari lembaga pendidikan. Dia berharap, guru dan kepala sekolah (kepsek) mampu menjaga diri. Agar tidak terjadi penyelewengan dana BOS.

“Semoga BOS tahap III cepat cair. Seluruh sekolah wajib dan segera menyetorkan SPj, demi kelancaran realisasi dana BOS tahap III ini,” responnya.  (imd/ito)

Data BOS Reguler Tahun 2021

  • Tahap I
    • 524.554.000 (status cair)
  • Tahap II
    • 566.072.000 (status cair)
  • Tahap III
    • 524.554.000 (belum cair)
  • Total
    • 415.180.000 untuk SD dan SMP Negeri dan Swasta

Jumlah Lembaga dan siswa SMP

  • 148 SMP Swasta
    • 0768 siswa
  • 43 SMP Negeri
    • 206 siswa
  • Total SMP Negeri dan Swasta
    • 191 sekolah
  • Total siswa negeri dan swasta
    • 974 siswa

Jumlah Lembaga dan siswa SD

  • 79 SD Swasta
    • 460 siswa
  • 571 SD Negeri
    • 283 siswa
  • Total SD Negeri dan Swasta
    • 650 sekolah
  • Total siswa negeri dan swasta
    • 743 siswa

Sumber Data Disdik Sumenep

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *