Pencairan Dana PBOPP SMA Sumenep Tersendat Rp4,7 Miliar

News78 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) siswa SMA/SMK sederajat di Sumenep tahap IV ditunggu pencairannya. Jatah pencairan tahap IV  tahun 2023 itu sekitar senilai Rp4,7 miliar.

Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep Budi Sulistyo mengatakan, dengan tidak cepat cairnya BPOPP, dikhawatirkan semua sekolah menarik sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) pada siswa. Untuk antisipasi, dia akan memantau sekolah-sekolah untuk memastikan tidak adanya penarikan SPP.

“Jika diketahui  adanya penarikan SPP, maka akan  ditindak,” tegasnya.

Budi memperkirakan tujuh hari lagi sudah dipastikan dicairkan. Besaran BPOPP untuk SMA senilai Rp70 ribu per siswa. Untuk SMK nonteknik Rp110 ribu per siswa. Kemudian, untuk SMK teknik Rp135 ribu per siswa setiap bulannya.

Baca Juga:  Proyek Jalan Rp10,9 Miliar Belum Dikerjakan, Legislatif Akan Panggil OPD dan Rekanan

Dari dana BPOPP tahap IV senilai Rp4,7 miliar itu, untuk sekolah swasta senilai Rp3,1 miliar dan Rp1,6 miliar untuk sekolah negeri.

BPOPP merupakan bagian dari  program Pendidikan Gratis Berkualitas (TisTas) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Keseluruhan anggarannya mencapai Rp10.747.455.000. Dana itu dicairkan untuk 21.890 siswa. Pencairannya dalam empat tahap, di tahap terakhir atau IV, sekitar Rp 4,7 miliar yang belum dicairkan.

“Untuk tahap IV hingga saat ini masih belum cair. Kami sifatnya menunggu, sebab dana itu langsung dari  Pemprov Jatim,” katanya, Selasa (5/11/2023).

Baca Juga:  Optimalkan Layanan, RSUD SMart Pamekasan Buka Layanan Poliklinik Sore

Proses realisasi BPOPP lembaga negeri dilakukan setiap bulan. Sementara swasta tiga bulan sekali. Bantuan itu merupakan salah satu sumber pendapatan bagi sekolah. Penggunaannya untuk pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang tidak terkaver melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS) reguler.

“Ya semoga saja dana BPOPP di Sumenep cepat cair,” pungkasnya.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *