oleh

Pencairan Insentif Guru Ngaji dan Madin Triwulan Kedua Tak Kunjung Cair

Kabarmadura.id/Bangkalan– Pencairan insentif guru ngaji dan madrasah diniyah (Madin) triwulan kedua belum cair. Padahal, bulan ini Agustus memasuki awal triwulan ketiga.

Ketua koordinator kabupaten (korkab) tim verifikasi dan validasi (verval) insentif guru ngaji dan Madin Bangkalan Moh. Kamil membenarkan hingga saat ini insentif guru ngaji dan madin triwulan kedua belum dicairkan.

“Belum cair, karena terkendala kemarin ada refocusing anggaran,” ujarnya, Minggu (9/8/2020).

Dikatakan Kamil, saat ini tahapan pencairan insentif tersebut masih dalam pengajuan. Dia menerangkan, secepat mungkin insentif itu cair pada bulan ini.

“Targetnya kami sudah cair bulan ini untuk triwulan kedua,” harapnya.

Menanggapi temuan Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Bangkalan untuk data penerima yang diduga belum valid. Yakni bukan guru ngaji dan madin tetapi mendapatkan insentif. Pihaknya berencana akan meminta data pada PMII mengenai hal itu.

“Tapi yang jelas dari tahun ke tahun kami selalu memperbaiki. Kami melakukan verval terakhir pada tahun 2019. Akan tetapi, setelah itu di update terus, karena mungkin ada yang meninggal atau pindah ke luar kota,”  jelasnya.

Terpisah, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan mendorong agar pemerintah kabupaten Bangkalan terus memperbaiki data yang diduga tidak valid tersebut atau salah sasaran. Dia berjanji tetap berkomitmen untuk mengawasi program tersebut.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada masyarakat jika menemukan Insentif itu tidak tepat sasaran untuk segera melaporkan ke Komisi D atau tim korkab verval agar bisa segera ditindaklanjuti.

“Karena untuk bisa mengetahui semuanya kami rasa tidak mungkin, karena data sekitar 10 ribu ini tidak sedikit,” pungkasnya.

Diketahui, setiap bulannya guru ngaji dan madin menerima masing-masing Rp200 ribu perbulan. Dimana guru ngaji dan madin tersebut menerima insentif itu setiap triwulan sekali. Untuk penerimanya sendiri di Bangkalan sebanyak 9.342 penerima. Rinciannya guru ngaji 4.927 dan madin 4.412. (ina/mam)

 

 

Komentar

News Feed