Pencalonan Cawabup Pamekasan Belum Jelas, Partai Koalisi dan DPRD Saling Tunggu

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) SALING TUNGGU: DPRD Pamekasan menunggu selesainya konsolidasi partai koalisi bersama bupati untuk membuka tahapan pilwabup.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN Sampai saat ini Badan Musyawarah (Bamus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan belum menjadwalkan agenda rapat terkait pemilihan wakil bupati (wabup) Pamekasan. Ketua DPRD Pamekasan yang juga sekaligus Ketua Bamus DPRD Pamekasan Fathor Rohman mengaku masih menunggu selesainya urusan di internal partai koalisi.

Sebab menurutnya, konsolidasi di internal partai koalisi bersama bupati Pamekasan belum selesai. Konsolidasi itu perihal dua nama yang akan dipilih bupati dan diajukan kepada DPRD Pamekasan. Jika dua nama cawabup sudah dikantongi bupati dan sudah siap diajukan kepada DPRD, maka pihaknya akan segera memulai tahapan.

Bacaan Lainnya

“Kami masih menunggu bola, bola liarnya kan ada di partai koalisi. Kalau sudah fiks dengan bupati maka akan kami mulai,” ujar mantan kepala Desa Poto’an Daya Kecamatan Palengaan itu.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menargetkan tahun ini kursi wabup telah terisi. Hal itu tergantung proses di internal partai koalisi bersama bupati dalam menentukan dua nama cawabup yang akan diajukan kepada DPRD. Jika sudah selesai, pihaknya akan menggelar rapat pimpinan (rapim) kemudian menggelar rapat Bamus.

“Mudah-mudahan partai pengusung dengan bupati itu cepat fiks. Saya minta kepada partai pengusung, kalau sudah fiks tolong hubungi saya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Partai Koalisi Heru Budi Prayitno menyebut, DPRD tidak perlu menunggu selesainya urusan di partai koalisi. Sebab menurutnya, pemilihan wabup merupakan agenda kedewanan. Setelah DPRD membuka tahapan pemilihan wabup, maka bupati akan mengajukan dua nama cawabup yang dibutuhkan.

“Ini kan hajatannya dewan. Dewan tidak boleh bergantung pada partai koalisi. Koalisi tugasnya hanya menyetorkan nama-nama,” tukas Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan itu.

Dijelaskannya, ketika DPRD telah membuka pendaftaran maka pihaknya akan mengajukan empat nama yang telah didalami oleh partai koalisi kepada bupati. Kemudian bupati memilih dua nama dari empat nama yang diajukan untuk diajukan kepada DPRD Pamekasan. Karena itu, pihaknya meminta DPRD segera membuka pendaftaran.

“Kalau nama-nama sudah ada di kantong kami,” ujarnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *