Pencuri Uang Rp100 Juta Dibekuk di Sampang

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP – Kepolisian resort (Polres) Sumenep bekerja sama dengan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort (Polres Sampang) berhasil menangkap pelaku perampokan uang Rp100 juta milik Syaifullah, Senin (26/8). Lokasi penangkapan berada di depan Alfamart Camplong, Sampang, Senin (26/8) pukul 14.30 WIB.

Dua tersangka itu atas nama  Ali Idrus  yang berasal dari Kelurahan  Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Kabupaten Palembang, dan Moh Sholeh bin Nasiruddin dari  Desa Kemuning Kecamatan Traga, Bangkalan.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi adalah satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam nomor polisi L-4171-UI,  satu buah helm warna putih,  satu buah helm warna hitam, satu buah kemeja warna krem,  satu buah celana warna coklat muda, satu buah celana warna coklat tua, uang sebesar Rp70.000.000.

“Yang 30 juta, pelaku belum buka,” ungkap Kepala Subbagian Humas (Kasubbag Humas) Polres Sumenep Widiarti, Selasa (27/8).

Kronologi kejadiannya, Senin (26/8) pukul 11.00 WIB, Syarifullah sedang memarkir mobilnya di jalan Imam Bonjol, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota, Sumenep, tepat di depan toko Mofit untuk membayar pembelian bahan-bahan bangungan. Di dalam jok bagian depan mobil laki-laki asal Desa Kangayan,  Kecamatan Kangayan, Sumenep itu terdapat uang sebesar Rp100 juta yang dibungkus plastik hitam.

Kedua pelaku berboncengan mengendari motornya berhenti di belakang mobil Ertiga tersebut, lalu Ali Idrus mendekat ke mobil tersebut, sedangkan Sholeh berjaga di sekitar mobil untuk memastikan keamanan.  Ali melempar sebuh benda berwarna hitam ke kaca samping kanan mobil sehingga membuat kaca pecah, selanjutnya Ali mendorong kaca tersebut dan mengambil uang yang berada di dalamnya, lalu mereka kabur ke arah selatan.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak Polres Sumenep berkoordinasi dengan dengan Polres Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan, mengenai aksi pencurian tersebut. Mereka menyebutkan ciri-ciri lengkapnya, pukul 14. 30 WIB kedua pelaku tersebut berhasli dibekuk.

Widi melanjutkan, setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata pelaku juga melakukan pencurian uang dengan modus yang sama di depan SMP Torjun, Sampang, senilai Rp52 juta, pada tanggal 20 Agustus 2019. (mad/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *