Pendaftaran Cakades Tidak Dibuka, P2KD Panaguan Diadukan ke Polres

(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TIDAK TERIMA: Masyarakat Desa Panaguan, Kecamatan Proppo mendatangi Polres Pamekasan  untuk menyampaikan kekecewaannya kepada P2KD Panaguan.  

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Puluhan warga Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, mendatangi Mapolres Pamekasan. Mereka melakukan pengaduan kepada Polres bahwa Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di Desa Panugan tidak membuka kembali pendaftaran calon kepala desa (cakades).

Mereka menilai P2KD menyalahi Perbup Nomor 11 Tahun 2022 perubahan kelima atas Perbup Nomor 18 Tahun 2019 mengenai pencalonan, pemilihan, pelantikan, dan pemberhentian kepala desa yang mengharuskan P2KD membuka pendaftaran kembali apabila calon hanya terdiri dari satu orang.

Menurut perwakilan warga Panaguan Umar Faruk, kedatangannya ke polres bentuk meminta advokasi polres  terhadap tindakan P2KD yang masih belum membuka pendaftaran kembali usia menetapkan satu calon dari empat pendaftar kades.

Bacaan Lainnya

“Karena panitia sampai saat ini tidak membuka pendaftaran, berarti panitia melanggar perbup. Oleh karena itu, kami menuntut kepada pihak kepolisian untuk segera memanggil panitia pilkades, dan Camat, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), untuk segera berkoordinasi dan membuka kembali pendaftaran,” paparnya, Senin (7/3/2022).

Bahkan dalam kesempatan yang sama, Sulaisi, kuasa hukum Toradi, calon yang dinyatakan lolos seleksi dan ditetapkan sebagai Cakades Panaguan, melaporkan kepada polres atas tindakan P2KD yang melawan hukum. Sebab terkesan tidak ada itikad baik yang berpotensi merusak pelaksanaan demokrasi di tingkat desa.

“Tindakan tidak membuka pendaftaran, bagi warga ini sama dengan perbuatan melawan hukum. Karena bertentangan dengan perbup,  menguntungkan diri sendiri dan orang lain. Kami duga terdapat kerugian negara, karena mereka bekerja didanai negara, tetapi ternyata disalahgunakan,” ulas Sulaisi.

Sementara itu, Wakapolres Pamekasan Azi Pratas Guspitu menyampaikan masalah pelaksanaan pilkades di Desa Panaguan akan dilakukan koordinasi segera dengan instansi terkait untuk bisa diurai solusinya. Khususnya kasus belum dibukanya kembali pendaftaran oleh  P2KD.

“Kami akan tindaklanjuti pengaduan atau laporan dari kuasa hukum,” ujar Azi.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky   

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.