oleh

Pendaftaran Calon Bupati Dibatasi dan Persyaratan Harus Lengkap saat Mendaftar

Kabarmadura.id/SUMENEP-Tahapan persiapan Pilkada Sumenep sudah memasuki masa pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup). Namun sebelum itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep melaksanakan simulasinya. Karena pada pendaftaranya nanti, harus menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Komisioner KPU Sumenep Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Rahbini mengatakan, pendaftaran akan digelar pada Jumat (4/9/2020) hingga Minggu (5/9/2020). Saat ini KPU mengundang para partai politik untuk ikut simulasi.

Tujuan dilakukannya simulasi, agar pelaksanaan selama pendaftaran berjalan sesuai panduan yang telah disiapkan. Misalnya, tatakerja petugas, mulai dari registrasi, pengisian daftar tamu, penyerahan documen persyaratan serta verifikasi keabsahan dokumen dan lainnya.

Penerapan protikol kesehatan yang dimaksud, yakni mencuci tangan dan cek suhu tubuh. Bakal calon kemudian diarahkan ke ruang transit dengan sebelumnya mengisi daftar kunjungan. Sementara dokumen persyaratan yang dibawa pengurus parpol disterilisasi dengan penyemprotan cairan.

“Protokol kesehatan akan diperketat,” ujarnya.

Rahbini menekankan ada hal yang harus diperhatikan. Yakni, syarat pencalonan dan syarat calon. Saat mendaftar, syarat pencalonan harus lengkap dan tidak ada perbaikan, dalam artian harus ada pada waktu itu dan tidak ada perbaikan kembali.

“Semoga besok ada yang mendaftar dan mengikuti prosedur tanpa ada kendala,” paparnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sumenep A. Warist mengatakan, ada hal yang paling pokok pada syarat pencalonannya. Yakni, pasangan calon harus melakukan uji swab Covid-19 dan hasilnya diserahkan saat pendaftaran.

Jumlah massa yang boleh masuk ke kantor KPU Sumenep akan dibatasi maksimal 25 orang dan hanya dari unsur pasangan calon dan perwakilan partai politik (porpol).

“Intinya, tidak mengundang banyak massa,” pungkasnya. (imd/waw)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed