Pendataan Bantuan PKL Dirahasiakan.

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) PKL: Tidak semua PKL dapat bantuan dari pemerintah. 

KABARMADURA.ID, Sampang -Di tengah wabah Covid-19, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat memberikan bantuan untuk pedagang kaki lima (PKL). Program yang ditargetkan membantu perekonomian masyarakat, serta untuk memulihkan ekonomi di daerah masing-masing itu ternyata masih terdapat ketimpangan.

Salah satu PKL, Junaidi (45) mengatakan,selama pemerintah mengeluarkan bantuan ia tidak pernah menerima bantuan sama sekali, padahal program bantuan tersebut cukup banyak. Sehingga, untuk penambahan modal harus meminjam ke kerabat yang lebih mampu.

Bacaan Lainnya

Ditambahkannya, saat dilakukan pendataan pihaknya mengajukan, namun sampai saat ini tidak ada informasi apapun. Sehingga ia berharap semua PKL itu dibantu, sebab untuk kondisi dangangan saat ini merosot.

“Katanya PKL dapat bantuan, cuma saya tidak pernah menerima bantuan apa-apa, kalau didata ia,” ungkapnya, Rabu (30/9/2020).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang, Suhartini Kiptiati menuturkan, semua PKL sudah dilakukan pendataan, bahkan sudah diusulkan ke Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Pendataan sudah dilakukan berdasrkan nomor NIK (nomor induk keluarga) dan KK (kartu keluarga), dan sudah diusulkan,” tuturnya.

Adapun dalam pendataannya, PKL tidak diberitahukan bahwa akan menerima bantuan sebesar Rp2,4 juta, tetapi bantuan tersebut jika PKL itu jadi penerima tetap akan diberikan. Sebab, untuk mencairkan bantuan tersebut tidak boleh diwakilkan.

“Data UMKM termasuk dari PKL yang diajukan untuk menerima bantuan sebanyak 7.348 orang. Namun, data yang diajukan hanya 2.304 yang menjadi penerima, dan sudah mencairkan, dan sisanya masih memunggu informasi lanjutan,” pungkasnya (mal/mam).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *