oleh

Pendidikan Politik Kurang Didukung Anggaran

Kabarmadura.id/SUMENEP-Keharusan masyarakat melek politik, belum didukung anggaran yang cukup. Sampai saat ini, di Sumenep tidak ada anggaran sebagai upaya mendidik masyarakat dalam urusan politik atau anggaran pendidikan politik.

Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten (Bankesbangpol) Sumenep  Muhammad Warsono membenarkan, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk pendidikan politik terhadap masyarakat, begitu juga periode-periode sebelumnya.

“Tidak ada, pak, tidak ada itu. Tidak tahu mungkin di tahun-tahun (kedepannya, red) bisa dialokasikan. Sekarang di Bankesbangpol banyak yang dicoret (anggarannya, red),” ungkapnya saat dihubungi Kabar Madura, Rabu (20/3)

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ahmad Masuni menganggap penting adanya pendidikan politik itu, karena masayarakat dipandang perlu memahami dunia politik, terlebih ketika pemilihan kepala daerah, kepala desa, dewan perwakilan rakyat, dan sebagainya.

Lebih dari itu, pemerintahah sebagai abdi masyarakat bertanggung jawab atas pemberian pendidikan politik terhadap masyarakat. Menurutnya, sampai saat ini belum pernah ada anggaran untuk pendidikan politik masyarakat.

“Ini penting sekali, karena kita mengabdi untuk masyarakat, kita digaji oleh masyarakat, termasuk saya ini. Tidak usah takut dikritik oleh masyrakat, sekarang era keterbukaan. Kalau masyarakat sendiri tidak tahu apa-apa tentang politik bagaimana,” jelasnya saat ditemui Kabar Madura di ruangannya, Senin (25/3)

Masuni menambahkan, apabila masyarakant sudah terdidik masalah politik, mereka akan berkontribusi dalam kemajuan berdemokrasi, memilih pemimpin tidak hanya karena uang, tetapi dengan kesadaran untuk memilih yang terbaik. Dengan demikian, kemungkinan besar akan mengurangi angka korupsi, baik di tingkat daerah maupun nasional. (mad/waw)

Komentar

News Feed