oleh

Penekanan Penyaluran BLT DD Perpanjangan Dinilai Setengah Hati

KABARMADURA.ID, Sampang – Bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak akibat adanya wabah Covid-19 saat ini diperpanjang. Pasalnya, perpanjangan tersebut hanya tiga bulan, yakni dari bulan Oktober hingga Desember tahun 2020.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sampang Suhanto, mengatakan dalam menyalurkan BLT perpanjangan, yakni tahap empat sampai enam tidak ada tekanan apapun dari pemerintah.

Bahkan, jika ada desa yang tidak bisa menyalurkan bantuan tersebut diperbolehkan, dengan alasan keterbatasan anggaran. Sebab, sebagai kepala desa sudah mengerjakan program fisik.

“Perpanjangan tetap berlanjut, tetapi jika ada desa yang tidak bisa menyalurkan karena tidak ada anggaran tidak apa-apa,” ungkapnya, Selasa (13/10/2020).

Selain itu, pihaknya mengeklaim bahwa lebih banyak desa yang akan menyalurkan bantuan, tetapi pastinya belum direkap jumlah desa yang akan menyalurkan. Hal itu karena, jumlah 180 desa yang ada di Kota Bahari itu tidak mengajukan laporan untuk menyalurkan bantuan tersebut.

“Itu hasil dari musyawarah desa, jadi tidak bermasalah karena masyarakat sudah mengetahui termasuk kecamatan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) Arifin, menuturkan jika dalam mencairkan bantuan tidak ada tekanan dari pihak pemerintah, maka cenderung menimbulkan permasalahan baru. Padahal, dalam pendataan tersebut sudah dilakukan pada pertama kali ada bantuan, dan perpanjangannya sudah diketahui oleh masyarakat.

“Jika memang boleh, seharusnya jangan mudah memberikan statemen itu, agar tidak diambil gampang oleh pihak penyalur, dan ini akan menimbulkan kecemburuan sosial, semisal desa satunya menyalurkan dan desa satunya tidak,” singkatnya. (mal/mam)

Komentar

News Feed