Penentuan Titik Saluran Irigasi di Pamekasan Harus Transparan

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) HARUS BERMANFAAT: Lokasi pembangunan irigasi di Pamekasan harus sesuai kondisi atau fakta di lapangan.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Tidak jauh berbeda dengan daerah lain, pengawasan terhadap proyek irigasi menjadi prioritas. Terutama mengenai lokasi pembangunan saluran tersebut. Penentuan lokasi infrastruktur irigasi harus jelas dan tidak mengada-ngada. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ismail, Kamis (2/12/2021).

Sebab pembangunan irigasi sangat berdampak langsung terhadap masyarakat. Sehingga titik pembangunan harus jelas dan terukur dalam penentuan pembangunannya. Tujuannya agar tidak terkesan hanya membuang-buang anggaran dengan hasil yang tidak begitu bermanfaat bagi masyarakat.

“Ketersediaan infrastruktur irigasi ini, sebagai salah satu fasilitas pendukung utama dalam keberhasilan pertanian masyarakat. Maka pembangunan 23 lokasi irigasi dan 10 jaringan irigasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat berjanji, pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur 2021 akan dilakukan evaluasi terhadap pengerjaan yang sudah dilaksanakan. Hal itu dilakukan, sebagai bahan pertimbangan dalam program tahun 2022. Sehingga tidak hanya sekedar menaruh proyek yang kurang  bermanfaat, melainkan bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

“Artinya daerah irigasi yang berpotensi kepada keberlangsungan pertanian bisa ditingkatkan, dan semuanya harus merata,” tuturnya.

Pria yang juga aktif sebagai Ketua Badan Pemenangan pemilu (Bapilu) Partai Demokrat itu, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar lebih transparan mengenai penentuan lokasi pembangunan irigasi. Selain itu, harus sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

“Jadi sesuaikanlah dengan kondisi yang ada, jangan kemudian mengada-ada, jangan dibuat kecil-kecil, jika demikian manfaatnya juga akan kecil,” jelasnya.

Bahkan mantan aktivis organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu, akan melakukan pemanggilan secara khusus kepada dinas terkait untuk dilakukan evaluasi secara langsung. Tujuannya, demi terlasanaksananya pengerjaan infrastruktur secara maksimal. “Kami nanti akan evaluasi, karena ini penting untuk kepentingan petani di bawah,” janjinya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.