Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Kabupaten Bangkalan Terganjal SDM

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SEPI: Beberapa warga berada di depan toko modern di Kabupaten Bangkalan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Kebijakan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di Kabupaten Bangkalan belum diterapkan. Padahal berdasarkan himbauan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pusat aplikasi harus diterapkan. Sebab kemampuan sumber daya manusia (SDM) belum mendukung, serta perencanaan penggunaannya juga menunggu kondisional situasi di lapangan.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zein mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi belum diterapkan. Sebab, memang belum ada potensi kerumunan di salah satu lokasi. “Memang belum kami terapkan, karena belum ada potensi kerumunan yang ada,” ujarnya, Senin (11/10/2021).

Menurutnya, aplikasi tersebut memang dihimbau oleh pusat agar digunakan di tempat pelayanan masyarakat yang memang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sehingga bisa mengantisipasi paparan virus pada lokasi yang disinyalir beresiko tinggi. “Kami memang masih fokus pada target vaksinasi, karena memang masih rendah,” ulasnya.

Dia menegaskan, penyesuaian penggunaan aplikasi tersebut juga melihat kondisi SDM di daerah. Sebab kondisi SDM masyarakat masih rendah. Pada dasarnya, aplikasi PeduliLindungi di Bangkalan sudah diterapkan di Bangkalan Plaza (Banplaz). Tetapi, untuk layanan pemerintah seperti organisasi pemerintah daerah (OPD) belum diterapkan.

“Masih belum bisa disesuaikan dengan lingkungan, jadi belum diterapkan. Sampai saat ini kami masih menduduki posisi target vaksinasi terendah di daerah aglomerasi,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu warga Kamal Rohman menyampaikan, seharusnya sebagian besar wilayah keramaian atau yang memiliki potensi kerumunan dilengkapi dengan aplikasi PeduliLindungi. Sehingga bisa efektif melerai kerumunan dan juga tertib. “Di mall besar semua sudah dilengkapi, jadi yang masuk sudah pasti divaksin dan aman,” responnya.

Menurutnya, penggunaan aplikasi secara otomatis efektif mendorong masyarakat agar segera melakukan vaksinasi. Sebab jika tidak vaksin, maka akan ketahuan. “Kalau di Bangkalan menggunakan ini (aplikasi PeduliLindungi) saya kira target vaksin bisa segera tercapai,” ucapnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *