Penerapan Barcode PeduliLindungi Baru di Kantor Sekretariat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) AKAN DITERAPKAN: Penerapan barcode PeduliLindungi di Kantor Sekretariat Daerah Sumenep masih membutuhkan evaluasi.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai melakukan uji coba penerapan barcode PeduliLindungi di Kantor Sekretariat Dearah Sumenep. Bahkan, sudah mengajukan barcode ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk semua layanan publik. Namun, sementara ini penerapan barcode tersebut masih membutuhkan evaluasi dan penyempurnaan dalam pengawasannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edy Rasyadi mengatakan, dalam pelaksanaan uji coba tentu masih banyak yang harus dievaluasi, termasuk pengawasan yang ketat dalam memastikan setiap masyarakat yang masuk harus melalui proses aplikasi PeduliLindungi.

“Kami yang diizinkan oleh Kementerian (Kemenkes), sementara layanan umum yang lain sudah diajukan juga,” katanya, Senin (18/10/2021).

Layanan umum yang dimaksud, Edy menyebutkan, seluruh kantor organisasi perangkat daerah (OPD), mall pelayanan publik (MPP), pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan pelayanan umum lainnya.

Dikatakannya, layanan barcode PeduliLindungi akan diterapkan dalam rangka pengamanan kesehatan masyarakat Sumenep di masa wabah Covid-19, agar tidak terjadi penambahan pasien terkonfirmasi.

Selain itu, kata dia, penerapan layanan barcode tersebut juga bertujuan agar masyarakat yang belum vaksin segera melakukan vaksin. Sehingga program percepatan vaksinasi di Kota Keris dapat tercapai sesuai target.

“Dalam layanan ini tidak lain agar capaian minimal 70 persen target vaksinasi tercapai,” imbuhnya.

Kendati demikian, Edy tetap konsisten mengingatkan masyarakat untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, selain vaksin, kunci utama memutus wabah Covid-19, di antaranya adalah memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *