Penerapan Parkir Berlangganan di Bangkalan Terkesan Dipaksakan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOK) MELAYANI: Juru parkir (jukir) di Bangkalan bersikukuh akan menarik biaya parkir kendaraan sesuai wilayahnya. 

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Penerapan parkir berlangganan, akhirnya tetap melaksanakan kebijakan yang sebelumnya tidak mendapatkan dukungan dari para juru parkir (jukir). Hanya saja, kalkulasi untuk tiga jenis kendaraan masih amburadul alias tidak jelas pendapatannya. Hal ini diungkapkan Kepala TU Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Irfan Hidayat, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, kebijakan penerapan parkir berlangganan sudah diterapkan sejak Awal Juni 2021, meski tidak mendapatkan persetujuan dari semua jukir. Bahkan, sudah memetakan tarif harga untuk setiap kendaraan. Rinciannya, kendaraan roda 2 (R2) Rp30 ribu, R4 Rp50 ribu dan R6 Rp75 ribu per bulan.  

Namun, Tetapi untuk pengelompokan hasil dari biaya parkir berlangganan tidak jelas. Sebab, Samsat masih menggunakan penghitungan manual. Sehingga, jumlah total tanpa dikelompokkan. “Kami masih butuh aplikasi untuk menghitung ini, sulit kalau masih manual,” tuturnya.

Pihaknya menjelaskan, semenjak diberlakukannya parkir berlangganan hingga terakhir pengumpulan, terhitung Lima hari lalu mencapai Rp300 juta. “Kami masih repot mengelompokkan, jadi tidak tau kendaraan jenis apa yang banyak masuk dan jenis kendaraan mana jarang masuk ke area parkir berlangganan,” paparnya.

Smentara itu, salah satu jukir yang belum menyetujui parkir berlangganan Sofiullah mengaku, tetap akan menarik tarif parkir pada kendaraan yang parkir di lahannya. Sebab, hingga saat ini Dishub belum melakukan sosialisasi yang pernah menjadi permintaan para jukir. 

“Saya kan belum menyetujui, jadi kami tetap akan menarik retribusi. Kondisi di lapangan, Banyak warga yang mengaku kaget lantaran tarif yang ditarik saat bayar pajak dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Inikan bukti kalau pemerintah belum siap, jadi terkesan pemaksaan,” responnya. (hel/ito)

Indikasi Penerapan Parkir Berlangganan Terkesan Dipaksakan

  • Mendapat penolakan dari seluruh jukir di Bangkalan
  • Dishub tidak mensosialisasikan pengambilan biaya parkir berlangganan saat perpanjangan kendaraan
  • Penghitungan yang dilakukan Samsat secara manual
  • Dishub tidak mengetahui jumlah jenis kendaraan yang keluar masuk di area parkir berlangganan

Penerapan dan Biaya Parkir Berlangganan 

  • Awal Juni 2021
  •  R2 Rp30 ribu
  • R4 Rp50 ribu
  • R6 Rp75 ribu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *