oleh

Penerbitan Izin Nelayan Bukan Wewenang Dinas Perikanan

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Dinas Perikan (Diskan) tidak lagi memiliki wewenang untuk menerbitkan izin bagi nelayan. Pasalnya, semua urusan perizinan saat ini ditangani oleh Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Kasi perizinan Diskan Pamekasan, Sakur menyampaikan, sebelumnya Diskan masih ada kuasa untuk pengurusan izin berdasarkan Perda no 2 tahun 2014 terkait perizinan. Namun setelah berlakunya undang-undang baru, otomatis perizinan sudah tidak dilakukan oleh pihaknya.

“Saat ini hanya bisa mendaftar surat tanda nelayan kapal  5 Gross ton (GT) ke bawah,” katanya Rabu (17/4).

Dijelaskan pula, saat ini hanya bisa mengurus para nelayan yang mempunyai kapal  5 Gross ton (GT) yang saat ini berjumlah1300 di antaranya kapal yang berada di daerah pesisir yakni  Berenta, Tlanakan, Pademawu, Batu Mar Mar, Pasean dan  Lalangan.

Sakur menambahkan dalam UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam (selanjutnya disebut UU Perlindungan nelayan), pada Pasal 1 angka 4 menjelaskan, nelayan kecil adalah nelayan yang melakukan Penangkapan Ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,

“Baik yang tidak menggunakan kapal penangkap Ikan maupun yang menggunakan kapal penangkap Ikan berukuran paling besar 10 (sepuluh) gros ton (GT),” ucapnya.

Selanjutnya, izin alat tangkap yang menjadi kewenangan pemerintah daerah yang diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang diatur dengan peraturan daerah yang mengacu kepada permen KP tentang usaha perikanan tangkap di wilayah pengelolaan perikanan negara republik Indonesia.

“Semoga perizinan para nelayan dipermudah,” lanjutnya.

Sementara itu Anggota Komisi II DPRD  Kabupaten Pamekasan menyampaikan, para nelayan diharapakan meraup ikan sebanyak-banyaknya. Dengan begitu,  masyarakat  mampu memenuhi kebutuhan baik kebutuhan primer maupun skunder.

“Optimis para nelayan tetap meraup ikan lebih banyak,” Tltukasnya.

Selain itu Harun mengharapkan agar para nelayan mempunyai kartu asuransi, agar kesejahteraannya dipermudah.

Harun melanjutkan, di Pamekasan terdapat enam kecamatan pesisir. Di antaranya Kecamatan Pasean, Batumarmar, Larangan, Galis, Pademawu, dan Tlanakan. Hampir semua daerah yang terdapat masyarakat nelayannya sudah mendaftar asuransi. “Diharapkan daerah itu lebih dioptimalkan,” pungkasnya.(km45pai)

Komentar

News Feed