oleh

Penetapan Sekda Definitif Terhambat SK Rekomendasi dari Gubernur Jatim

Kabarmadura.id/Bangkalan-Mutasi jabatan beberapa kali telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Namun, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan masih tetap tidak terisi. Setelah melakukan lelang jabatan untuk Sekda Bangkalan, hasilnya masih belum diketahui pasti siapa yang terpilih.

Menurut Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, hingga sekarang, Surat Keputusan (SK) rekomendasi masih mengendap di meja Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Oleh karena itu, sampai sekarang masih kosong dan diisi oleh Penjabat Sementara (Pjs).

“Prosesnya masih kami ajukan ke gubernur. Setelah SK rekomendasi turun, baru akan kami lantik,” ujarnya.

Masih menurut lelaki yang kerap disapa Ra Latif ini, pihaknya berjanji akan segera menyelesaikan pengisian jabatan Sekda Bangkalan yang telah lama kosong tersebut. Padahal, Rabu (20/5/2020) Bupati Bangkalan melantik 9 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong. Di mana proses lelang jabatan keduanya memiliki waktu yang bersamaan.

“Kami secepatnya akan segera proses, karena kami juga ingin segera ada sekda yang definitif,” terangnya.

Sebelumnya, dia mengaku, pengajuan SK rekomendasi ke gubernur tersebut telah dilaksanakan sejak Pjs Sekda sebelumnya Setiadjabudhi pensiun pada tanggal 31 Maret lalu. Kemudian, Pemkab Bangkalan memilih Ishak Sudibyo mengisi jabatan sementara itu sebagai Pjs Sekda sampai pelantikan sekda yang definitif.

Sementara itu, lelang kepala OPD yang bersamaan dengan lelang jabatan Sekda Bangkalan telah selesai. Dari 10 OPD yang dilelang, hanya 9 kepala definitif yang dilantik. Sisanya, 1 OPD yang masih kosong. OPD tersebut adalah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan. Alasannya, ketika lelang berlangsung, jumlah pendaftar tidak memenuhi syarat.

“BKPSDA, kemarin yang kami buka belum ada yang mendaftar. Jadi nanti akan kami buka kembali dengan membuka pendaftaran. Kemungkinan pelantikan bersama sekda,” tutupnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed