Pengadaan Barjas DAK Fisik 2020 Dihentikan

  • Whatsapp
KM/Dokumen

Kabarmadura.id/Sampang-Berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor: S-247/MK.07/2020 ter tanggal (27/3/2020), menyebutkan seluruh program pengadaan barang dan jasa (Barjas) di berbagai daerah, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai untuk dihentikan pelaksanaannya. Hal itu, seiring merebaknya wabah covid-19 di beberapa wilayah. Untuk itu, Pemkab Sampang secara resmi menghentikan semua program pengadaan Barjas, khususnya kegiatan fisik dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berujar, upaya penghentian semua proses pengadaan Barjas itu, difokuskan kepada upaya penanggulangan bencana non alam wabah covid-19, khususnya di daerah yang berjuluk Kota Bahari ini.

Pria yang akrab disapa Aba Idi mengaku, sudah malakukan pemanggilan semua pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera menghentikan program pengadaan Barjas.

“Kami sudah hentikan pengadaan Barjas DAK fisik, tapi SE ini tidak berlaku bagi pengadaan Barjas di bidang kesehatan dan bidang pendidikan, yakni semua yang berhubungan dengan pengadaan penanggulangan bencana non Alam Cohid-19 ini, harus tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”   ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, untuk pengadaan Barjas di bidang kesehatan yang berhubungan dengan upaya penanganan wabah covid-19 tersebut, yakni menggunakan penunjukan secara langsung. Sedangkan pengadaan Barjas yang dihentikan, yakni untuk sub bidang gedung olahraga dan sub bidang perpustakaan daerah pada program fisik.

“Kami harap, dengan kebijakan menghentikan program Barjas ini, semua OPD terkait dapat memfokuskan terhadap program penanggulangan dan upaya mengantisipasi sebaran virus covid-19 ini, meskipun saat ini wilayah Kabupaten Sampang masih tergolong zona aman di wilayah Provinsi Jatim,” harapnya.

Di sisi lain, politisi partai Nasdem itu meminta semua pihak dan semua elemen masyarakat, khususnya di Sampang untuk proaktif dan ikut andil dalam mengantisipasi dan pencegahan penyebaran covid-19 itu. Sementara untuk batas waktu penghentian pengadaan barjas itu, belum ditentukan. (sub/pin).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *