oleh

Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Terkendala Anggaran

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menganggarkan Rp200 juta untuk pemeliharaan dan pengadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Dana tersebut dinilai tidak mencukupi untuk perbaikan dan pengadaan LPJU di seluruh Pamekasan. Bahkan, kata Mulyadi, Kabid Sarana dan Prasarana Sarpras Dinas  Perhubungan (Dishub) Pamekasan, dana tersebut kemungkinan hanya bisa digunakan untuk memperbaiki kerusakan yang ada.

“Anggaran Rp200 juta yang sudah disiapkan pemerintah saya rasa kurang mengingat kebutuhan yang ada masih banyak penambahan LPJU,” ujarnya, Kamis (11/4).

Menurut dia, selama musim hujan ini, pihaknya menerima ratusan laporan LPJU rusak. Untuk itu, kemungkinan pengadaan LPJU harus menunggu dana tambahan kalau memang ada.

“Atau ditambahkan Anggaran tahun depan. Sebab, untuk memperbaiki ratusan LPJU rusak itu apa lagi yang menggunakan lampu LED (Light Emitting Diode) mahal,”  paparnya.

Anggaran penambahan, pemeliharaan dan  perbaikan penerangan LPJU  tahun 2018 kurang dari Rp200 juta. Namun, untuk tahun 2019 anggaran LPJU meningkat menjadi Rp 200 juta.Dia menjelaskan, tahun ini pihaknya menganggarkan ehabilitasi PJU lebih tinggi daripada tahun 2018. Sebab, jika dana yang dialokasikan lebih kecil, khawatir mengalami defisit anggaran. Apalagi saat ini jumlah LPJU di Kota Pamekasan bertambah.

Ketua komisi IV DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi menyatakan, anggaran pemeliharaan LPJU seharusnya disesuaikan dengan realisasi tahun sebelumnya. Tujuannya, agar program tersebut tidak terkesan pemborosan anggaran.

Meskipun anggaran itu masih dianggap sedikit maka harus memaksimalkan anggaran yang ada. Menurutnya, biaya pemeliharaan LPJU bergantung pada kebutuhan dan perbaikan kerusakan yang tidak terduga.

“Meskipun begitu, anggaran harus direalisasikan dengan baik,” kata Hosnan.

Hosnan mengakui, pengadaan LPJU itu benar-benar terkendala anggaran. Ia juga berharap tahun depan anggaran bisa lebih besar sehingga dapat mencukupi kebutuhan penerangan di masyarakat.(km45/pai)

Komentar

News Feed