Pengadaan Perahu Pancing di Diskan Sumenep Kurang Diminati Nelayan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) MENUMPUK: Penyerahan perahu dinilai sangat lambat dilakukan Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Bantuan perahu pancing ulur di Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep belum terserap secara maksimal. Minimnya pengajuan dari kelompok nelayan membuat bantuan tersebut belum tersalurkan sepenuhnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Edie Ferrydianto mengatakan, sudah melakukan sosialisasi mengenai bantuan perahu dari pemerintah pusat kepada nelayan. Namun, hingga saat ini tidak semua kelompok nelayan mengajukan permohonan bantuan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, nelayan harus mengajukan permohonan bantuan terlebih dahulu. Kemudian, lembaganya akan mengajukan permohonan tersebut ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hanya saja, sampai saat ini kelompok yang mengajukan sedikit. Sehingga bantuan juga sedikit.

“Ada sebanyak 19 perahu pancing ulur yang Diskan sediakan,” katanya, Senin (12/7/2021)

Bantuan tersebut, dari tahun lalu sedikit yang mengajukan. Diskan hanya memfasilitasi untuk pengajuan, karena itu program pemerintah pusat.

“Untuk pengajuan bantuan nelayan harus melalui kelompok yang sudah berbadan hukum. Sebab, itu menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Edie, anggaran yang digelontorkan untuk 19 perahu pancing ulur Rp198 juta. Perahu tersebut akan disalurkan pada Kecamatan Dungkek sebanyak 3 kelompok dan di Kecamatan Nonggunong ada 2 kelompok.

“Tidak semua kelompok yang dibantu. Sebab, pengajuan dari masyarakat sedikit,” tandasnya

Edie menegaskan, dari 19 perahu saat ini yang sebanyak 8 perahu yang sudah tersalurkan. Bagi yang mendapat bantuan perahu, kelompok harus rutin melaporkan hasil tangkapannya.

‚ÄĚPemerintah pusat akan melakukan seleksi. Kalau sudah, kelompok calon penerima akan diverifikasi,” ujar dia.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menilai, lemahnya sosialisasi membuat masyarakat tidak mengetahui bahwa dalam setiap tahun ada bantuan perahu. Padahal, bantuan perahu bisa membantu nelayan untuk mendapatkan ikan untuk dijual.

“Sangat disayangkan jika bantuan itu tidak dimanfaatkan oleh para nelayan di Sumenep,” pungkasnya (imd/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *