Pengajuan Calon Penerima RTLH di Pamekasan Membeludak

News12 views

KABAR MADURA | Pengajuan penerima bantuan rumah tak layak huni (RTLH) tahun ini melampaui batas kuota penerima. Tahun 2024, kuota hanya 228 penerima. Sementara pengajuannya, sudah tembus 1.100 pengajuan.

Staf Bidang Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan Dwi Budayana Eka Dewantara mengatakan, pihaknya tidak bisa menolak pengajuan yang masuk ke instansinya. Sejauh ini, ribuan pengajuan itu ditampung untuk kemudian diverifikasi. 

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Kami tidak bisa menolak pengajuan yang masuk dari berbagai pihak. Jadi, ditampung dulu. Siapa tahu yang tidak bisa dapat tahun ini bisa terkaver di tahun berikutnya,” papar Dwi, Selasa (2/4/2024). 

Baca Juga:  Belum Sepaham dengan Perkimhub, Pemilik Kapal Tongkang di Sumenep Minta Solusi

Dia menjelaskan, sisa dari 228 pengajuan yang sudah masuk itu nantinya akan diprioritaskan untuk terkaver di tahun selanjutnya, tentu didukung dengan persyaratan yang harus dipenuhi. Saat ini, verifikasi lapangan calon penerima memang masih belum dilakukan. Sebab masih dalam tahap rekrutmen fasilitator. 

Dwi menambahkan, apabila fasilitator sudah terbentuk, proses verifikasi bisa dilakukan. Secara umum, penerima RTLH merupakan orang yang berpenghasilan rendah dan rumah yang ditempati tidak layak. 

“Disamping itu, calon penerima harus berkomitmen untuk mau menyelesaikannya. Kalau tidak ada kendala, proses verifikasi tidak sampai satu mingguan. Setelah itu lanjut ke tahap berikutnya hingga proses akhir,” jelasnya. 

Baca Juga:  PSSI Sumenep Bimbang, Pilih Pra-Porprov, Liga 3, atau Kompetisi Internal

Untuk diketahui, meski kuota penerima tahun ini turun drastis, alokasi anggaran  untuk masing-masing penerima tidak berubah dengan tahun lalu, yakni Rp17.500.000 juta. Rinciannya, untuk bahan Rp15 juta dan Rp2,5 juta untuk ongkos tukang. Sementara kuota tahun lalu, tembus 349 penerima dan pada 2022 sebanyak 750 penerima RTLH. 

Pewarta: Safira Nur Laily 

Redaktur: Sule Sulaiman 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *