Pengalihan TPI Pasongsongan Tanggung Jawab Diskan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI ) TIDAK JELAS: Pembangunan TPI di Kecamatan Pasongsongan dua OPD tumpang tindih.

KABARMADURA.ID, SUMENEP –Hingga saat ini penyelesaian Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang akan dialihkan pada Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) tidak menemukan titik temu. Bahkan, dua organisasi perangkat daerah (OPD) saling lempar tangan terkait pengalihan TPI tersebut.

Kepala bidang (Kabid) Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep M. Ibnu Hajar mengutarakan, pengalihan tersebut sudah dipasrahkan ke Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep, dinasnya hanya menunggu laporan dari BPPKAD.

“Untuk sementara ini sudah dipasrahkan pada BPPKAD,” katanya, Kamis (1/7/2021)

Hajar menjelaskan, lamanya pengalihan TPI akan berdampak besar pada kondisi bangunan yang terus memprihatin. Bangunan yang sudah dibangun sejak tahun 2013 sudah tidak bisa digunakan karena banyak kerusakan. “Atap-atapnya sudah rusak,” ujarnya. 

Dikatakannya, selama ini BPPKAD mengurus pengalihan tersebut, namun belum berhasil. Penyelesaian pengalihan juga belum ada kejelasan, apakah akhir tahun 2021 atau justru masih menunggu tahun 2022.

“Intinya, semuanya sudah dipasrahkan pada BPPKAD,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Rudi Yuyianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset Sumenep Imam Hidayat menyampaikan, jika yang lebih paham soal TPI merupakan Diskan.  Sebab dari awal berdirinya merupakan dinas terkait.

“BPPKAD hanya membantu saja, silahkan ke Diskan. Sebab dinas itu yang berkompeten dalam pengalihan TPI tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya, UPT TPI Pasongsongan Sumenep Herman Irawan mengatakan, kondisi pembangunan TPI saat ini sudah tidak dapat dipergunakan lagi. Bahkan, mengadakan acara di TPI tidak diperbolehkan. Karena dikhawatirkan roboh.

“TPI saat ini tidak berfungsi sama sekali. Pengelolaan yang akan dialihkan ke Pemprov Jatim tidak jelas,” tandasnya. (imd/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *