oleh

Pengamat Sangsikan Efektivitas Debat untuk Elektabilitas Paslon Pilkada Sumenep

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Kesempatan berdebat yang difaslitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, dinilai tidak berpengaruh terhadap elektabilitas setiap pasangan calon (paslon).

Kedua paslon, baik nomor urut 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dan nomor urut 2, Fattah Jasin-M Ali Fikri Warist, sudah menjalani debat edisi pertama. Kini, kedua paslon akan kembali melakukan adu kuat di debat kedua.

Debat yang tidak pengarugi elektabilitas paslon itu diungkapkan penganat sosial politik Muhammad Al Humaidy. Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura ini berpadangan, kebanyakan masyarakat Sumenep sudah mengantongi pilihan. Debat kandidat itu sebatas menjadi penguat bagi yang sudah menentukan pilihan.

Namun berbeda bagi massyatakat yang belum menentukan pilihan, debat kandidat itu bisa menjadi salah satu alasan untuk menjatuhkan pilihan kepada salah satu paslon tersebut.

“Orang sudah punya pilihan, maka debat itu bagi saya kecil untuk mengubah pilihan politik, kecuali bagi mereka yang belum menentukan sikap,” ungkapnya kepada Kabar Madura, Rabu (18/11/2020).

Ketidakpedulian terhadap debat, kata pengamat asal Sumenep ini, didasari masyarakat yang memandang debat sebatas sebagai pentas mengumbar janji.

Pria dengan sapaan Malhum ini juga menjelaskan, kultur masyarakat Sumenep lebih memperhatikan tokoh dari calon tersebut, atau tokoh yang mendukung calon itu.

Di sampimg itu, pengamat sosial politik ini menyebut, dukungan partai politik (parpol) juga menjadi indikasi masyarakat Sumenep menjatuhkan pilihan.

“Bagi mereka, debat ini sebatas bicara saja, janji-janji belaka. Semisal tokoh atau partai kami mendukung ini, daksudnya ada aspek lain yang menentukan pilihan kan gitu,” sambungnya.

Sedangkan menurut Komisioner KPU Sumenep Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat Rafiki Tanziel, debat kandidat di tengah wabah Covid-19 ini menjadi alternatif terbaik yang difasilitasi pihaknya.

Rencananya, KPU Sumenep menggelar debat kandidat sebanyak tiga kali, yaitu pada Selasa 10 November 2020, Senin 23 November 2020 dan Sabtu 28 November 2020.

“Tiga debat ini yang kami laksanakan untuk memfasilitasi kampanye dari KPU kepada paslon di Kabupaten Sumenep,” terangnya. (idy/waw)

Komentar

News Feed