oleh

Pengaspalan Cepat Rusak, Rp20 Miliar untuk Rabat Beton

KABARMADURA.ID, SAMPANG –  Tahun ini, pekerjaan proyek jalan perlu dilakukan pengawasan. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, mengalokasi anggaran perbaikan jalan dengan anggaran Rp20 miliar di jalur Kec. Robatal – Kec. Sokobanah.

Jalan tersebut, selama ini memang tidak tersentuh perbaikan. Kondisi jalan rusak dan mengganggu jalur perekonomian di wilayah utara. Sehingga, di APBD 2021 mayoritas difokuskan untuk perbaikan jalan. Hal tersebut dibenarkan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, Selasa (09/02/2021).

Menurutnya, jalur pantura menjadi sasaran program pemerintah. “Kami prioritaskan pembangunan di jalur pantura. Tahun ini banyak dialokasikan untuk pembangunan jalan,” ujarnya.

Anggaran Rp20 miliar, bukan difokuskan pada pengaspalan. Namun, akan dibangun dengan rabat beton. Alasannya, agar lebih bertahan lama. Sebab, rabat beton akan lebih lama pemakaiannya dibanding pengaspalan.

Menurutnya, hasil kajian tim teknis pemerintah, selama ini banyak pekerjaan pengaspalan yang tidak bertahan lama. Kondisinya cepat rusak. Bahkan, tidak bisa bertahan setahun. Sehingga, proyek jalan akan menggunakan jenis pekerjaan rabat.

“Dengan pekerjaan rabat akan lebih kuat. Jika aspal, apalagi proyek lain belum kuat untuk pedesaan. Sehingga, jalan lain belum diperbaiki sudah rusak lagi,” jelasnya.

Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, tidak hanya jenis pekerjaan yang diatur. Tapi, pengawasan pekerjaan akan dilakukan. Sehingga hasilnya berkualitas. Selama ini dinilai masih banyak pekerjaan yang asal jadi.

“Jenis pekerjaan yang salah dan tidak didukung pengawasan maka merugikan. Kami tidak menginginkan untuk pekerjaan tahun ini, harus berkualitas,” tegasnya. (man/ito)

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed