Pengasuh Ponpes Sidogiri Wafat, Bupati Sumenep: Kami Sempat Terima Amalan Doa dan Zikir

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) BERDUKA: Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat sowan ke KH Nawawi Abdul Jalil Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Kraton, Pasuruan beberapa waktu lalu.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Kabar duka datang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Kraton, Pasuruan.Ulama kharismatik Hadratussyaikh KH Nawawi Abdul Jalil wafat, Minggu (13/6).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku sangat kehilangan sosok ulama yang dikenal sangat dekat dengan santrinya tersebut. Sebab beberapa kali, Fauzi sowan ke Kiai Nawawi.

Bacaan Lainnya

“Saat mendengar kabar duka, kami sangat terkejut dan sangat kehilangan sosok panutan umat. Beliau adalah salah satu tokoh besar di negeri ini. Jadi, negeri ini sedang kehilangan salah satu panutannya,” katanya.

Kiawi Nawawi, kenang Fauzi, merupakan sosok yang sangat alim. Itu disampaikan, karena bupati Sumenep yang belum satu tahun menjabat itu sudah merasakan sendiri saat sowan ke kediamannya di Pasuruan.

Ia beberapa kali sowan ke beliau. Baik sebelum menjadi bupati, hingga saat sudah dipercaya masyarakat untuk memimpin Sumenep.

Disampaikan Fauzi, bersama Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dirinya sekitar 20 hari yang lalu sempat ke Kiai Nawawi. Ia tidak menyangka, jika pertemuan tersebut merupakan yang terakhir.

“Sekitar 20 hari yang lalu saya sowan ke beliau bersama Gus Ipul. Kami silaturahim ke beliau,” tutur bupati Sumenep Achmas Fauzi.

Pria dengan pendidikan magister hukum itu juga mengaku, saat dirinya bersama Gus Ipul sowan ke Kiai Nawai, ada beberapa hal yang diperbincangkan. Almarhum pada waktu itu meminta untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep tersebut mengaku, dirinya bersama Gus Ipul sempat diberi ijazah amalan berupa dan doa dan zikir oleh kiai Nawawi untuk diamalkan.

“Kami di berikan ijazah doa untuk zikir. Ijazah yang diberikan beliau sebagai amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu, kami jug bincang-bincang bersama Gus Ipul,” jelas Fauzi saat menceritakan saat dirinya sowan ke Kiai Nawawi.

Pondok Pesantren Sidogiri sudah mempunyai banyak alumni santri yang tersebar di seluruh Indonesia dan berperan dalam membangun Indonesia.

Pesantren tertua itu, didirikan pada tahun 1745 Masehi oleh Sayyid Sulaiman bin Abdurrahman Basyaiban yang masih keturunan keempat Syekh Syarif Hidayatullah yang biasa dikenal dengan Sunan Gunung Jati. (ong/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *