oleh

Pengelolaan Perpusdes di Sampang Dikeluhkan Warga

Kabarmadura.id/Sampang-Pengeloaan perpustakaan desa (perpusdes) di Kabupaten Sampang, khususnya di Kecamatan Kedungdung, dikeluhkan warga setempat. Warga menilai, pengelolaan dan promosi perpusdes kurang maksimal, akibatnya perpusdes sepi pengunjung.

Ketua Pemuda Bangsal Bersatu (PBB) Abu Bakrin menyampaikan, perpusdes yang ada di setiap desa di Kabupaten Sampang, nyaris tidak diminati warga, khususnya pelajar dan mahasiswa.

Dirinya menilai, hal itu terjadi lantaran manajemen pengembangan perpusdes, utamanya kontrol terhadap perpusdes tidak terealisasi dengan baik, sehingga berdampak pada kurangnya minat baca pelajar, pemuda dan masyarakat.

“Perpusdes itu sepi karena tidak ada pengelolaan yang baik dan tidak ada kontrol, serta tidak ada sosialisasi,” katanya, Selasa (3/12/2019).

Dilanjutkan Abu Bakrin, tidak adanya pengunjung pada perpusdes, lantaran tidak ada sosialisasi yang dilakukan pihak terkait, khususnya pemerintah desa, tentang pentingnya membaca pada masyarakat sekitar.

Oleh karenanya, dirinya berharap ada peningkatan pengelolaan perpusdes, agar masyarakat khususnya para pelajar dan mahasiswa, termotivasi untuk mengunjungi perpusdes di masing-masing desa.

“Dengan ditingkatkannya pengelolaan, perpusdes tersebut akan diminati oleh pemuda, salah satunya dengan sosialisasi dan pemahaman terhadap pentingnya membaca,” tukasnya.

Selain pengelolaan yang kurang baik, dirinya meyakini, sepinya pengunjung lantaran lokasi perpusdes sulit terjangkau. Sebab, tidak sedikit pemerintah desa yang menempatkan perpusdes di wilayah pedalaman desa, sehingga tidak dapat terjangkau dengan baik.

“Selain pengelolaan kurang baik, juga karena lokasi perpusdes sangat jauh,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Suhanto menyampaikan, untuk perpusdes di setiap desa itu ada, karena perpusdes tersebut merupakan amanah dari permendes tentang dana desa, sehingga pemerintah desa harus mempunyai teman baca untuk pemberdayaan warga setempat.

Menyikapi keluhan yang disampaikan warga, Suhanto mengakui, kondisi dan pengelolaan perpusdes saat ini memang perlu pembinaan, dan pengelolaan yang baik untuk meningkatkan minat baca siswa dan pemuda di Kabupaten Sampang.

“Kami akan melakukan pembinaan dan sosialisasi dengan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan minat baca siswa dan pemuda melalui perpusdes,” tutupnya. (km49/pin)

 

Komentar

News Feed