Pengemudi Pikap Lalai, Renggut Nyawa Penumpang di Robatal Sampang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Ist) RUSAK PARAH: Mobil pikap nopol M 9770 NC yang terguling langsung dievaluasi oleh warga dari ladang persawahan di Jalan Raya Sawah Tengah Kec. Robatal Sampang

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Sawah Tengah Kecamatan Robatal Sampang. Mobil pikap terguling dan menewaskan satu penumpang. Satu korban yang meninggal atas nama Maryam (45) Warga Juklanteng Kelurahan Banyuanyar Sampang. Sedangkan beberapa korban lainnya mengalami luka -luka.

Masing-masing Fat (21) dan Hj. Aswati (50) Nur Hasanah (33). Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit setempat. Yakni Puskesmas Robatal Sampang. Sementara, satu korban dibawa pulang setelah mendapatkan perawatan, Selasa (7/9/2021).

Menurut saksi mata, mobil pikap yang dikendarai oleh Nurawan (40) melaju kencang dari arah utara. Tepat di tikungan Sawah Tengah, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, mobil terguling dan terpental ke persawahan.

“Kendaraan itu melaju cukup kencang. Kemungkinan tidak bisa terkendali saat melintasi tikungan. Sehingga terguling,” ucap Masturi (42) salah satu saksi di sekitar lokasi kejadian.

Diungkapkan, j pikap dengan nopol M 9770 NC terguling seketika. Beberapa penumpang sempat terlempar dari kendaraan. Sedangkan, korban yang meninggal tidak sadarkan diri sejak di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Sampang AKP A. Nasution melalui Kanit Laka Ipda Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian tersebut. Diakui, jika kecelakaan tersebut murni tunggal. Sebab, tidak ada gangguan dari kendaraan lain.

“Satu orang dinyatakan meninggal dan beberapa orang lainnya luka-luka. Saat ini, para korban masih dirawat. Setelah membaik, kami akan meminta keterangan korban,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, kecelakaan disebabkan akibat kelalaian pengemudi. Sehingga merenggut korban jiwa. Namun, polisi akan mendalami dengan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi lain.

“Itu akibat kelalaian dan kecerobohan pengemudi. Saat tikungan, berkendara dengan kecepatan cukup tinggi sangat membahayakan,” paparnya. (man/ito)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *