oleh

Pengerjaan Fatal, RKB SDN Birem 4 Wajib Dibongkar

KABARMADURA.ID, Sampang – Pengerjaan proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Sekolah Dasar (SD) Negeri Birem 4  Kecamatan Tambelangan diketahui dikerjakan asal-asalan. Pengerjaan RKB dengan pagu anggaran Rp200 juta dari program dana alokasi khusu (DAK) juga dinilai tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

Tim Monitoring dan Evaluasi (Moniv) Pengendali Teknis Pemkab Sampang Moh. Zis mengatakan, jika material bangunan RKB yang digunakan tidak sesuai spesifikasi. Semisal kusen menggunakan jenis kayu jati, tapi malah menggunakan jenis kayu yang lain dan bahan-bahan material lainnya.

Untuk itu, pihaknya menyarankan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) agar meminta pihak pelaksana proyek segera melakukan pembongkaran, karena pengerjaan itu dianggap fatal. Rekomendasi pembongkaran itu  tujuannya agar ada efek jera bagi rekanan yang lainnya.

“Setelah kami lihat langsung ke lapangan, pengerjaan RKB Birem 4 ini fatal, tidak sesuai spesifikasi, kami sudah sarankan agar segera dibongkar,” ucap Moh. Zis saat ditemui Kabar Madura di ruang kerjanya, Senin (05/10/2020).

Pria yang sekaligus menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sampang itu menegaskan, seyogyanya progres pengerjaan pembangunan RKB Birem 4  saat ini sudah mencapai sekitar 30 -40 persen. Kendati demikian, pembongkaran harus tetap dilaksanakan.

“Kami tetap akan pantau terus, maka peran pengawas pelaksana harus dimaksimalkan,” timpalnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang Nur Alam menuturkan, dari awal pelaksana sudah mewanti-wanti untuk dikerjakan sesuai RAB, tetapi dari temuan tim moniv ternyata harus dilakukan pembongkaran, namun untuk deadline waktu pelaksana pembongkaran tidak ditentukan.

Selain itu, pelaksana diminta melakukan pembongkaran, jug akan mendapatkan saksi administrasi berupa penundaan pencairan termin kedua. Terpenting, , pengerjaan sebelum tutup tahun harus tuntas.

“Dalam minggu ini sudah dilaksanakan pembongkaran, tetapi kami tidak memberikan deadline yang penting harus segera selesai dan pengerjaan sesuai RAB,” singkatnya (mal/mam).

Komentar

News Feed