oleh

Pengerjaan Revitalisasi Pasar Sentol Dinilai Amburadul

Kabarmadura.id/Sampang-Pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Sentol, Kecamatan Kedungdung, Sampang, dinilai amburadul. Selain melewati deadline pengerjaaan, ada sebagian pengerjaan yang dinilai melenceng dari Rencana Anggaran Biaya (RAB)..

Hal itu disampaikan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) program revitalisasi Pasar Sentol dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagprin) Sampang Khairul Anwar. Menurutnya, CV. Makmur selaku pelaksana proyek revitalisasi Pasar Sentol, sudah membayar denda sejak kontrak berakhir pada 16 Desember 2019 lalu.

Dirinya mengakui, pengerjaan proyek revitalisasi lelet, karena kelalaian pelaksana, bukan karena faktor alam. Sehingga pelaksana tidak bisa mengajukan perpanjangan masa kontrak atau addendum. Untuk itu, pelaksana wajib membayar denda keterlambatan, dengan hitungan 1/1.000 dari sisa nilai kontrak yang belum selesai.

“Total denda yang dibayar oleh pelaksana selama kurang lebih 12 hari sekitar Rp1,3 juta, karena setiap hari pelaksana membayar denda sekitar Rp100.000 lebih,” ungkap Khoirul Anwar saat dikonfirmasi Kabar Madura, Kemarin (2/1).

Irul (sapaan akrabnya) membeberkan, beberapa waktu lalu, masih ada temuan pengerjaan yang kurang bagus, sehingga pelaksana diminta harus memperbaiki pengerjaan sesuai dengan temuan tersebut.

Lanjut dia, meskipun sudah melewati tahun anggaran berjalan, tidak ada pemutusan kontrak, karena pelaksana masih menyanggupi untuk memperbaiki.

“Untuk perbaikan ini, kami targetkan dapat selesai dalam minggu-minggu ini. Jika tidak dikerjakan maka kami tuntut pada pemeliharaannya,” terangnya.

Untuk diketahui, proyek revitalisasi Pasar Sentol, Kecamatan Kedungdung dianggarkan Rp1,7 miliar yang dikerjakan oleh CV. Makmur yang beralamatkan di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sampang. Masa kontrak kerja dimulai pada 19 Juli sampai 15 Desember 2019 silam. (sub/pin)

 

Komentar

News Feed