oleh

Pengerjaan Saluran Gedung Dekranasda Sampang Senilai Rp895 Juta Dinilai Tidak Maksimal

Kabarmadura.id/Sampang-Realisasi pengerjaan pembangunan saluran gedung kantor Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranas) Samapng, ditengarai tidak maksimal. Pasalnya proyek saluran dengan pagu anggaran mencapai Rp895 juta yang bersumber dari APBD tahun 2019 itu, diduga dikerjakan asal-asalan.

Akibatnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, geram dan berjanji akan memanggil pihak pelaksana proyek dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) setempat, selaku pemilik kegiatan pembangunan saluran tersebut.

Sebab, proyek ratusan juta yang dikerjakan oleh CV. Fajar Mulia itu, diduga tidak dikerjakan dengan maksimal dan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek.

Anggota Komisi III DPRD Sampang Hosni meminta, pihak pelaksana proyek saluran dan dinas terkait untuk segera menyelesaikan sesuai dengan tenggang waktu yang sudah ditentukan. Bahkan, pihaknya menekan pengerjaan harus sesuai RAB. Pihaknya tidak ingin proyek ratusan juta itu dikerjakan asal jadi, tetapi menekankan kepada kualitas pengerjaan dan dapat selesai tepat waktu.

“Dalam waktu dekat kami akan memanggil pihak pelaksana dan dinas terkait untuk menanyakan kesanggupan segera menyelesaikan dan tetap mengedepankan kualitas pengerjaan haru benar-benar bagus,” janjinya, kemarin (11/11)

Politisi PPP itu mengatakan, pihaknya akan turun langsung ke lokasi guna meninjau progres pengerjaan dan kualitas proyek saluran itu. Dirinya berharap, pihak pelaksana proyek dan dinas terkait dapat memastikan kualitas pengerjaan bagus dan selesai tepat waktu.

“Pengerjaan proyek ini, harus selesai tepat waktu dan sesuai RAB, dalam waktu dekat kami akan tinjau langsung ke lokasi dan minta pendampingan dari pelaksana dan dinas terkait,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPRKP Sampang Moh Zis mengungkapkan, masa kontrak pengerjaan proyek saluran gedung kantor dekranasda itu, masih akan berakhir pada tanggal 3 Desember mendatang.

Sehingga menurutnya, masih banyak waktu untuk memperbaiki pengerjaan yang kurang baik. Sedangkan progress pengerjaannya hingga kini sudah mencapai sekitar 70 persen, tingkat proses perbaikan dan finishing.

“Kami sangat optimis proyek saluran ini selesai tepat waktu, Karena pengerjaan sudah 70 persen, tinggal memperbaiki pengerjaan yang kurang baik,” singkatnya. (sub/pin)

 

Komentar

News Feed