Penggantian Biaya Pasien Covid-19 dari Pemerintah Mulai Melambat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) SEMAKIN BESAR: Pencairan klaim pasien Covid-19 semakin melambat. Penggantian biayapasien untuk Agustus 2020, sampai hari ini belum dicairkan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Klaim pembiayaanpasien Covid-19 yang diprogramkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai tidak jelas. Indikasinya, klaim tahap ke IV hingga saat ini belum ada pencairan. Padahalsudah lama diajukan.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Sumenep dr. H. Moh. Anwar, dr. Erliyati mengatakan, tahap IV (klaim pasien per Agustus 2020) belum ada pencairan. Nilai sebesar Rp2,5 miliar untuk 36 pasien. Namun dia memaklumi, karena pencairan itu biasanya lebih dari sebulan setelah diajukan.

Bacaan Lainnya

Namun yang membuat pihak RSUD ingin agar klaim itu cepat cair, karena setiap hari masih mengeluarkan anggaran untuk melayani pasien Covid-19 yang dirawat. Sementara, pengeluaran untuk biaya operasional sehari-hari itu juga tidak mungkin ditunda.

Biaya operasional satu pasien Covid-19, kata Erliyati paling rendah kurang lebih Rp8 juta. Biaya itu untuk pasien dalam pengawasan (PDP) maupun pasien terinfeklsi Covid-19.Belum termasuk ketika membutuhkan ventilator dan lainnya.

“Jadi, banyak biaya yang perlu dikeluarkan,” papardr. Erliyati, Selasa (9/2/2021).

Pada tahapan sebelumnya, RSUD Sumenep sudah mendapatkan danaklaim itu secara bertahap.Pada tahap I mendapatkan Rp243 juta untuk biaya perawatan 14 pasien, tahap ke II Rp3 miliar untuk 62 pasien, tahap ke III Rp4 miliar untuk 90 pasien Covid-19.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Sumenep Fitri Choirudin mengatakan, setiap klaim pasien Covid-19 yang diajukan RSUD Sumenep sudah diverifikasi, kemudian diajukan lagi ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kami hanya menverifikasi dan menyetorkan. Pencairan langsung masuk ke rekening RSUD,” pungkasnya.

Diketahui, klaim penggantian biaya pasien Covid-19 dari pemerinta tersebut, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Rebublik Indonesia Nomor HK. 01.07/MENKES/238/2020 tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi EmergingTertentu bagi RS yang Menyelenggarakan Pelayanan Covid-19. (imd/waw)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *