oleh

Penggawa Madura United Awali dengan Salat Hajat

Kabarmadura.id-Tidak seperti biasanya, penggawa Madura United salat Magrib berjamaah di Mess Sahara, Rabu (15/5). Biasanya, mereka memilih untuk salat jamaah di masjid terdekat.

Setelah salat Magrib, Fachrudin W Aryanto dan kawan-kawannya yang muslim, melakukan salat hajat berjamaah. Akivitas itu sengaja dilakukan sebelum memulai pertandingan perdana di kompetisi Liga 1 2019, untuk memohon agar diberi kesuksesan selama perjalanan kompetisi.

Apalagi, tim sudah berangkat hari ini, (16/5) ke kandang Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan untuk menjalani pertandingan perdana kompetisi paling elit di Indonesia ini.

Usai salat hajat, mereka melanjutkan membaca surat Yasin dan Tahlil, lalu dipungkasi dengan doa sebelum menyantap hidangan buka puasa, untuk kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.

Tidak berhenti di situ, Slamet Nurcahyo dan kolega juga memilih salat Isya dan Taraweh berjamaah di mess Sahara. Sebab, mereka akan langsung siap-siap berangkat ke Stadion Gelora Bangkalan (SGB), guna menjalani latihan terakhir di Madura.

Menurut gelandang bertahan Madura United Guntur Aryadi, aktivitas religi rekan satu timnya itu, sebagai upaya untuk meminta keselamatan dan kesuksesan kepada Tuhan selama kompetisi domestik tertinggi Tanah Air di tahun 2019 ini.

“Tadi itu kami lakukan tidak lain untuk keselamatan kami dalam bertanding dan kesuksesan kami di Liga 1, kami ingin musim ini lebih baik dari sebelum-sebelumnya, ini salah satu ikhtiar kami,” ujarnya.

Di samping itu, winger Laskar Sape Kerrab Gufroni Almakruf mengaku, rutinitas tersebut harus dilestarikan, terutama sebelum sang juara turnamen Internasional Suramadu Super Cup (SSC) 2018 ini memulai kompetisi atau mengikuti turnamen.

“Saya kira ini kebiasaan yang bagus. Kamu sebelum mengarungi kompetisi atau turnamen terus melakukan seperti itu, tentu pertandingan-pertandingan Madura United akan berkah,” tandasnya. (idy/waw)

Komentar

News Feed