oleh

Pengguna Miras Marak di Kalangan Pelajar

Kabarmadura.id.SUMENEP-Lagi-Penanganan minuman keras (miras) harus menjadi perhatian semua pihak. Sebab, meski berulangkali kasus miras ditangani oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep tetap saja marak. Parahnya, yang sering dirazia didapat pelajar.

Yang sering dijadikan tempat pemuda dan siswa yang menggunakan miras adalah Jalan Lingkar Barat. Disana sering ditemukan kaum muda yang masih berstatus pelajar pesta miras membuat Satpol PP geram. Alasannya, masyarakat sekitar seolah membiarkan.

Kepala Bidang Trantibum dan Linmas Satpol PP Sumenep,  Fajar Santoso mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan patroli setiap malam Minggu, tetapi tetap saja banyak ditemukan anak muda mrnggunakan barang haram itu. masyarakatnya yang tidak kurang mematuhi aturan.

“Setiap malam minggu kami sering lakukan operasi, kalau ditemukan tentu kami bawa ke kantor dan dimitai keterangan, kalau dibawah umur kita berikan pembinaan, sementara kalau dewasa dan orang tua kita lakukan tipiring,” ungkapnya.

Ia meminta dukungan masyarakat untuk mencegah anak muda melakukan perbuatan tqk terpuji seperti minuman keras. Sebab penyakit sosial ini sudah memprihatinkan karena pengguna miras banyak diketahui pelajar.  Termasuk yang sering ditemukan adalah pemuda. Tempat yang sering dijadikan tempat rumah warga dan kos-kosan.

Sementara untuk mengatasi maraknya minuman miras Satpol PP mengaku keterbatasan personel. Dirinya menyebutkan, anggota Satpol PP dari PNS kurang lebih 80 orang, petugas yang berstatus kontrak diperkirakan 40 orang dan yang bertugas 30 orang.

” Sementara dalam penugasannya disebar,  di rumah dinas, kantor bupati, kantor dewan, dan kantor kantor lain yang meminta pengamanan Satpol PP,” ungkapnya.

Untuk memastikan dan mencegah kaum muda menjadi penikmat miras teruma bagi siswa, pihaknya berharap kepada kepala sekolah bisa memberikan pendidikan persuasif.

“Sudah sering pula kami lakukan sosialisasi  kepada siswa di sejumlah lembaga pendidikan di sumenep, ya untuk meberikan penyadaran dan tidak menjadi penikmat atau penguna miras,” paparnya. (mun/rei).

Komentar

News Feed