Penghapusan Kelas BPJS Tidak Bisa Langsung Diterapkan Faskes

News31 views

KABAR MADURA | Perubahan sistem kelas pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yakni peningkatan mutu standar pelayanan melalui kelas rawat inap standar (KRIS) tidak bisa langsung diterapkan di Sumenep.

Pantauan Kabar Madura sistem kelas (kelas I,II dan III) masih diterapkan seperti sebelumnya. Salah satu keluarga pasien asal Bluto, Yeni, mengatakan bahwa saat orangtuanya masuk rumah sakit, rawat inapnya masih menggunakan sistem kelas.

“Karena bapak masih PNS, jadi masuk di kelas I. Kelas rawat inap standar masih belum diterapkan,” ungkap Yeni.

Kepala BPJS Kesehatan Sumenep Fitri Choirudin mengatakan, penerapan sistem kelas menjadi menjadi kelas rawat inap standar atau KRIS masih menunggu petunjuk teknis (juknis), sehingga sampai saat ini belum ada perubahan.

Pada Rabu, 8 Mei 2024 lalu, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan resmi mengganti kelas BPJS Kesehatan I, II, dan II menjadi kelas rawat inap standar atau KRIS.

Baca Juga:  Meski Izin sedang Diproses, Pemkab Sumenep tetap Larang Galian C Beroperasi

Meski masih diterapkan dalam sistem kelas,Fitri mengatakan bahwa hal itu tidak menjadi masalah, karena pelayanan serta obat-obatan itu sama, termasuk dokternya.

“Sistem KRIS bakal diterapkan oleh pemerintah dengan tujuan menyamakan pelayanan dan lebih terstandarisasi. Tetapi, juga sistem kelas itu sama, pelayanannya juga sama hanya beda kamar,” tuturnya.

Diketahui, iuran bukan penerima upah (PBPU) atau bukan pekerja yaitu untuk kelas III, sambungnya, harusnya membayar Rp42 ribu per orang per bulan. Namun diberikan subsidi Rp7.000. Sehingga peserta hanya membayar Rp35 ribu. Untuk kelas I membayar Rp150 ribu, dan kelas II Rp100 ribu tiap bulan per orang.

Baca Juga:  Sinergi Bersama Media, SKK Migas-KKK Jabanusa Bahas PPM untuk Dukung Ketahanan Energi

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *