oleh

Pengisian 6 OPD Tidak Jelas, Pemkab Belum Bentuk Pansel

Kabarmadura.id/Bangkalan-Kosongnya enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum ada tanda-tanda bakal segera diisi. Hinggs saatPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan belum juga membentuk panitia seleksi (Pansel). Selain itu, kapan pengisian Jabatan Pratama Tertinggi (JPT) tersebut belum ada kejelasan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. Lelaki yang kerap disapa Ra Latif ini menuturkan, saat ini memang belum ada pembentukan tim pansel untuk mengisi kekosongan di 6 OPD tersebut.

“Kalau pansel belum, segera, nanti akan sesegera mungkin kita bentuk tim panselnya. Insyaallah akan segera kita bentuk,” terangnya.

Enam OPD tersebut yakni Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu, Badan Pengelola Keuangan dam Aset Daerah (BPKAD) dan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Setelah dibentuk tim pansel nanti, kita juga akan segera melakukan mutasi kembali, termasuk Dinas Kesehatan (Dinkes) nanti juga akan kita ikutkan kembali,” paparnya.

Sementara itu, menanggapi adanya tudingan yang sempat dilontarkan oleh Rumah Advokasi Rakyat (RAR), Ra Latif menyampaikan, apa yang disampaikan RAR terhadap pemkab tidaklah benar. Sebab, menurutnya, mutasi yang dilakukannya telah memenuhi prosedur.

Dirinya juga berharap, agar mereka tidak membuat opini di masyarakat mengenai mutasi  132 jabatan adalah hasil jual beli.

“Kalau memang itu benar, mereka harus bisa membuktikannya. Jangan asal menuduh, negara kita kan sudah beralandaskan hukum. Kalau itu benar silahkan dibawa ke jalur hukum saja,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Musawwir mengungkapkan, agar bupati mampu menempatkan pejabat sesuai dengan kualifikasi dan keahliannya dibidangnya.

“Saya harap bupati mampu menempatkan pejabat yang sesuai dengan keahliannya dengan bidang yang akan ditanganinya, jangan sampai ada alasan karena masih baru sehingga pekerjaan terkendala,” tukasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed