Pengisian JPT Kosong Masih Tetap Diulur

(FOTO: KM/MOH RAZIN) MASIH KOSONG : JPT masih belum ada pengisian lantaran banyak dinamika dalam prosesnya.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Pengisian kekosongan jabatan pimpinan tinggi (JPT) eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, sampai saat ini masih belum menemukan titik terang. Kendati tahapan sudah mulai rampung namun tetap dibiarkan kosong.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel ) Pengisian JPT Edy Rasiadi menyampaikan, pengisian kekosongan JPT masih belum dilakukan. Hal itu karena 2 pansel berhalangan karena terpapar Covid-19.
“Pansel 2 orang sempat terpapar sehingga tahapan terjeda dan saat ini masih belum ada tindak lanjut,” katanya.

Saat berhalangan sebenarnya sudah persiapan tes asesmen, sehingga sampai saat ini meski sudah lengkap, pihaknya kembali harus menunggu petunjuk kebijakan, antara dilanjut prosesnya atau menunggu 6 bulan setelah pelantikan bupati.

Bacaan Lainnya

Pria yang akrab disapa Edy itu menegaskan, saat ini masih proses pendaftaran. Dari sekian pendaftaran saat ini sudah masing-masing 3 pendaftar. Untuk selanjutnya masih menunggu rekomendasi dari pusat.

“Termasuk petunjuk dari satgas Covid-19 nasional. Itu sementara tahapan yang sudah dilakukan,” imbuh dia.

Sebelumnya Kabid Mutasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Mohammad Suharjono mengatakan, pengisian JPT yang direkomendasi dari KSN sudah turun, bahkan boleh dilanjut, tapi berhubung ada kendala dalam prosesnya maka tidak dilanjut terlebih dahulu.

“Insyaallah pansel sudah lengkap kembali,” ujar dia.

Diketahui, jabatan kosong yang dimaksud yakni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) , Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Asisten Pemerintahan dan Staf Ahli Bupati Sumenep. Kekosongan masing- masing disebabkan ada pejabat yang pensiun, ada pula yang memundurkan diri karena sakit.

“Dimaksimal oleh Plt dulu,” pungkasnya.(ara/mam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.