oleh

Pengisian Pejabat 6 UPTD Sampang Masih Belum Jelas

Kabarmadura.id/SAMPANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Bagian Organisasi menetapkan penambahan enam unit pelaksana teknis dinas (UPTD) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Sayangnya hingga saat ini sejumlah UPTD tersebut belum ada pejabat definitif, Sehingga ditengarai belum beroprasi secara maksimal.

Penambahan UPTD tersebut, sesuai peraturan daerah (Perda) Sampang nomor 7 tahun 2016 yang disahkan pada tahun 2017 dan diperkuat oleh peraturan bupati (Perbup) terkait penetapkan enam UPTD baru, meliputi UPTD Pengolahan Sampah, UPTD Laboratorium Lingkungan di DLH Sampang, UPTD Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor di Dishub Sampang.

Selain itu, UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kecamatan Sampang, UPTD Puskeswan di Kecamatan Ketapang, UPTD Puskeswan di kecamatan Jrengik di Dinas Pertanian (Dispertan).

Saat ini, sejumlah UPTD tersebut masih dikendalikan oleh kepala bidang (Kabid) atau kepala seksi (Kasi) di masing-masing OPD terkait.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setkab Sampang Imam Sanusi memaparkan, secara defakto penambahan enam UPTD itu sudah beroprasi sejak disahkan pada tahun 2017 silam, Namun UPTD tersebut hingga saat ini tetap dikendalikan oleh Kabid dan Kasi di masing OPD terkait, karena hingga saat ini belum ada pengisian pejabat definitif.

”Menajemennya sudah sejak 2017 dan operasionalnya dijalankan oleh pejabat fungsional dari tataran kabid dan kasi dari OPD terkait, karena hingga saat ini belum ada pengisian pejabat definit” ucapnya, kemarin (24/3).

Ia menjelaskan, semua UPTD baru itu, masih bertipe B, sedangkan total pegawai yang dibutuhkan untuk mengisi jabatan di semua UPTD tersebut sebanyak 81 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari golongan IV B.

”Enam UPTD ini sudah beroprasi, hanya saja tinggal menunggu pengisian pejabat definitifnya. Kami hanya sebatas membuatkan rumahnya, sedang pengisian pejabatnaya melekat di BKPSDM setempat,”bebernya.

Semantara itu, Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang Arief Lukman mengatakan, mekanisme pengisian jabatan di sejumlah UPTD itu dapat melalui dua cara. Pertama melalui mutasi ASN, yakni pejabat dipindah tugaskan kejabatan lain, kedua melalui promusi jabatan, yaitu sejumlah pejabat di promosikan untuk menempati jabatan tersebut sesuai kepangkatan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

”Kalau soal pengisian jabatan di sejumlah UPTD ini bisa melalui mutasi dan promosi. Namun kami belum bisa memastikan proses pengisian pejabat definif ini kapan, masih mau koordinasi lebih lanjut,”kelitnya. (sub/rei)

Komentar

News Feed