oleh

Penumpang Bus AKAP Meningkat Tipis, Didominasi Warga Kepulauan Tujuan Jakarta

Kabarmadura.id/Sumenep-Penumpang Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) belum ada peningkatan signifikan. Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep Handoko Imam Hanafi mengatakan, saat ini penunpang masih minim. Tetapi, ada peningkatan walaupun sedikit. Saat ini untuk penumpang AKAP sebanyak 50 persen dari jumlah mormal sebanyak 180 penumpang dalam setiap harinya dan untuk penumpang AKDP sebanyak 30 persen dari jumlah normal 700 penumpang.

Dijelaskan,untuk Penumpanag AKAP dari 180 penumpang saat ini rata-rata sudah 80 orang dalam setiap harinya, untuk penumpang AKDP sebanyak 150 penumpang dalam setiap harinya.

“Saat ini sepi mas, Tetapi, mulai ada peningakatan walaupun sedikit,” katanya, Minggu (5/7/2020).

Diketahui, dari jumlah 20 Bus AKAP yang beroperasi hanya 10 bus. Untuk bus AKDP dari 90 Bus hanya sebanyak 30 bus yang beroperasi. Rata-rata penumpang bus AKAP saat ini dipenuhi dari daerah kepulauan yang hendak melangsungakan perjalanan ke Jakarta untuk bekerja di toko.

“Kalau ke daerah Jawa Timuran, khususnya untuk daerah tapal kuda seperti Banyuwangi, Jember, itu biasanya hendak silaturrahim ke rumah keluarga karena ada acara manten dan lainnya,” ujarnya.

Meskipun terminal beroperasi sebagaimana biasa, namun pencegaham Covid-19 tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan juga diperhatikan. Untuk muatan AKDP dari 55 kursi dibatasi hingga 25 penumpang. Untuk AKAP dari sebanyak 34 kursi dan dapat memuat penumpang dibatasi sebanyak 17 kursi,” ujarnya.

Supir bus AKAP Gunung Harta Fattah mengatakan, untuk saat ini masih sulit untuk mendapatkan penumpang. Ditambah  adanya peraturan bahwa bus yang beroperasi hanya boleh mengangkut 50 persen penumpang dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia. Selain itu, masyarakat sendiri enggan untuk beraktivitas ke luar kota.

“Saat ini penumpang sepi mas terkadang tidak sampai separuh dari kursi yang telah ada,” ujarnya.

Ditambahkan, sementara ini masih sedikit bus yang keluar masuk di terimal Sumenep. Dalam waktu tiga hari terakhir ini masih didominasi bus AKAP dengan rute Jakarta ke Madura atau sebaliknya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Agustiono Sulasno mengimbau agar masyarakat hati-hati pada saat melakukan perjalanan ke luar kota. Bahkan, pemerintah tetap dicek suhu badannya saat akan menempuh perjalanan.

“Protokol kesehatan juga terus disosialisasikan, seperti wajib memakai masker bagi penumpang. Bagi penumpang tujuan Jakarta dan luar Jawa, diwajibkan membawa surat sehat,” tuturnya.

Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M.Ramzi mengatakan, meski penumpang sudah lebih meningkat dari sebelumnya, maka yang harus ditekankan oleh pemerintah adalah protokol Kesehatan. Sebab, jika hal tersebut tidak dilakukan, maka akan mengancam jiwa manusia yang lain.

“Penerapan protokol kesehatan harus diperhatikan,” singkatnya. (imd/pai)

 

 

 

 

Komentar

News Feed