Penurunan Level PPKM di Bangkalan Terganjal Vaksinasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) MINIM KESADARAN: Vaksinasi terhadap warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bangkalan terus dioptimalkan untuk mencapai angka di atas 60 persen.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Hingga saat ini, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Bangkalan masih bertahan di level 3. Penurunan PPKM tersebut sulit tercapai. Salah satu kendalanya, laju vaksinasi masih berada di angka 13,96 persen dari target 92.697 khusus lanjut usia (lansia). Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo, Kamis (28/10/2021).

Menurutnya, saat ini tengah memfokuskan kegiatan vaksinasi khusus lansia. Sebab presentase vaksinasi masih berada di bawah 60 persen untuk tahap pertama. Sedangkan minimnya vaksinasi lansia, akibat lemahnya peran serta keluarga. Terutama kaum muda-mudi. Padahal berbagai upaya dan sosialisasi akan pentingnya vaksinasi sudah digencarkan.

“Meski masih banyak yang menolak, kami terus lakukan pendekatan-pendekatan agar mau divaksin. Target kami akhir tahun ini vaksinasi lansia dosis pertama 60 persen. Makanya kami fokus melaksanakan vaksinasi terhadap lansia saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, berdasarkan hasil rapat evaluasi bersama Gubernur Jatim Rabu (27/10/2021) lalu, dimandatkan untuk segera menuntaskan vaksinasi terhadap lansia. Sehingga untuk langkah yang akan diterapkan menggunakan door to door.

“Tujuannya agar kekebalan komunal segera terbentuk. Jadi kami diminta untuk saling bahu membahu,” responnya.

Selain itu, pemerintah diminta harus menyiapkan langkah-langkah strategis agar kasus Covid-19 tidak mengalami lonjakan. Sehingga akan segera membuat langkah strategis untuk mempercepat vaksinasi lansia dan mencegah lonjakan Covid-19, mengingat sebentar lagi akan ada hari perayaan natal dan tahun baru (nataru).

“Kami juga diminta tidak lengah meski kasus Covid-19 sudah mulai melandai dan terus menggencarkan vaksinasi,” tegasnya.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *