Penutupan Destinasi Wisata di Pamekasan Tunggu Keputusan Bupati

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) MASIH BUKA: Tempat wisata di Pamekasan masih dibuka dengan pemberlakuan penerapan protokol kesehatan.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Pamekasan saat ini masuk dalam kategori level 3 dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Sebelumnya, Pamekasan sempat berada di level 1. Namun karena cakupan vaksinasi di Pamekasan masih rendah, kemudian kembali ke level 3.

Dalam waktu dekat ini, tidak hanya Pamekasan yang akan berada di level 3, sebab pemerintah pusat akan menerapkan juga PPKM level 3 untuk semua wilayah di Indonesia. Kebijakan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal dan libur tahun baru. Meski menerapkan PPKM level 3, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berencana akan membuka sektor wisata.

Bacaan Lainnya

“Kami masih menunggu petunjuk dari bupati atau sekda, apakah perlu menutup wisata. Karena dari pemerintah pusat pun belum ada petunjuk,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Poni Indrayani.

Senada dengan hal itu, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah menyarankan agar destinasi wisata ditutup sementara saat libur natal dan libur tahun baru. Hal itu sebagai langkah antisipasi melonjaknya kasus Covid-19. Di samping itu, pihaknya terus menekan agar vaksinasi di Pamekasan terus dimasifkan.

Warda juga mengusulkan agar sarana prasarana wisata diperbaiki. Setelah sarana wisata diperbaiki, ia juga menyarankan tarif retribusi wisata dinaikkan. Hal itu untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Bahkan menurutnya, di setiap destinasi wisata, perlu menggunakan tapping box agar diketahui berapa jumlah pengunjung yang masuk ke tempat wisata.

“Dengan begitu akan meminimalisir kebocoran retribusi wisata,” ujar politisi Partai Nasdem itu.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *