Penyaluran Bantuan Jatim Puspa di Sampang Janggal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ DOKUMEN) PERLU PENGAWASAN: Bantuan program Jatim Puspa di Kabupaten Sampang diduga tidak sesuai pagu anggaran yang tersedia.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Realisasi program Jatim Puspa di Kabupaten Sampang diduga tidak sesuai pagu anggaran. Barang bantuan yang diterima oleh salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Torjun, hanya diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp1,5 hingga Rp2 juta. Sedangkan pagu yang tersedia untuk setiap KPM sebesar Rp2,5 juta.

“Sebagian KPM Jatim Puspa di Kecamatan Torjun hanya menerima bantuan kompor gas, tabung elpiji 3 kg, sarimi dua dos, blender beserta POP es dan marimas, jadi kalau dikalkulasi masih sangat jauh dari pagu bantuannya,” ungkap salah seorang anggota keluarga salah satu KPM di Kecamatan Torjun MI (Inisial) kepada Kabar Madura, Senin (27/9/2021).

Pihaknya menduga, dalam realisasi Jatim Puspa  terindikasi adanya penyimpangan. Sebab, semestinya KPM menerima bantuan barang senilai Rp2,5 juta. Namun, fakta di lapangan bantuan yang disalurkan tidak sesuai pagu. Untuk itu, dirinya meminta pihak dinas terkait untuk melakukan kroscek ulang kepada para KPM di wilayahnya.

“Kami harap para KPM ini bisa mendapatkan haknya secara utuh, saat ini kami masih terus melakukan upaya penelusuran lebih mendalam kepada KPM yang lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Ekonomi dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang Taufiq Affan menepis adanya dugaan ketidak sesuai bantuan Jatim Puspa yang sudah disalurkan kepada KPM.  Sebab bantuan itu, sudah atas permintaan dari para KPM sendiri.

Menurutnya, pagu anggaran bantuan Jatim Puspa Rp2,5 juta yang disalurkan dalam bentuk barang kepada para KPM. Data penerima Jatim Puspa sudah ditentukan oleh Pemprov Jatim selaku pemberi bantuan. Sehingga instansinya tinggal mengkroscek di lapangan. Jika ada yang meninggal, langsung digantikan warga yang lain yang sudah masuk daftar penerima cadangan.

Disinggung terkait proses pengadaan barang bantuan itu, Taufiq menjelaskan untuk belanja barangnya bantuan ditangani oleh pihak pemerintah desa setempat beserta timnya. Sedangkan instansinya, hanya sebatas memfasilitasi. “Pada waktu proses penyerahan tidak ada KPM yang komplain, semua KPM sudah menerima bantuan sesuai permintaannya,” tegasnya.

Untuk diketahui, pada tahun anggaran 2021 di Kabupaten Sampang terdapat sebanyak 227 KPM penerima Jatim Puspa ke sembilan desa di lima kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Pangarengan, Desa Apaan dan Ragung, Kecamatan Torjun yakni Desa Bringin Nonggal, Patarongan dan Jeruk Porot, Kecamatan Robatal yakni Desa Gunung Rancak, Kecamatan Camplong,  Desa Darma Camplong, Kecamatan Sampang, Desa Panggung dan Gunung Maddah.

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Totok Iswanto

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *