Penyaluran Benih Padi di Sampang Dinilai Tidak Merata

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) SINYALIR: Penyaluran bantuan benih padi dinilai tidak merata di Kabupaten Sampang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Penyaluran bantuan benih padi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan-KP) dinilai tidak merata dan belum memenuhi kebutuhan para petani.

Bantuan benih padi yang disalurkan sebanyak 420 ton. Benih tersebut hanya bisa memenuhi pembenihan seluas 16 hektar dari 47 hektar lahan pertanian yang berada di Kabupaten Sampang.

“Sepertinya pemberian bantuan benih tidak merata. Buktinya sampai saat ini belum ada bantuan yang kami terima,” ungkap salah satu petani di Kecamatan Sokobanah, Sapra’ie, Rabu (17/11/2021).

Ia menyebutkan, biasanya bantuan benih melalui kelompok tani (poktan) dan perorangan. Namun hingga saat ini, belum ada informasi dan tindak lanjut apapun dari pihak terkait. Sehingga ia mencurigai penyaluran bantuan tersebut tidak merata.

“Yang pasti kami tidak menerima bantuan benih padi gratis. Kami menanam dengan modal sendiri, ” imbuhnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Pangan dan Hortikultura (KPH) Dispertan-KP Sampang, Nurdin menjelaskan, bantuan benih padi dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI memang tidak sesuai pengajuan, yakni hanya mendapatkan sebanyak 420 ton. Padahal pemerintah daerah setempat diakui telah mengajukan sebanyak 6.000 ton, disesuaikan dengan kebutuhan lahan pertanian yang ada di Kabupaten Sampang.

“Kalau dihitung dari jumlah petani dan lahan yang ada benih itu tidak mencukupi. Namun penyaluran tetap dilakukan secara merata dengan jumlah sedikit, ” katanya.

Diakuinya, pengajuan bantuan benih padi yang dilakukan Dispertan-KP Sampang sudah berdasarkan usulan kelompok tani, melalui petugas atau penyuluh di setiap kecamatan.

Namun persoalan penyaluran, Nurdin tidak bisa menjelaskan secara detail, yang pasti bantuan benih padi dari Kementan RI sudah terealisasi.

“Namun di setiap kecamatan merata. Tapi tidak merata kepada semua poktan. Sebab poktan di Sampang mencapai 1300 kelompok, ” katanya.

Selain itu, Nurdin juga tidak menjelaskan secara keseluruhan poktan yang mendapatkan bantuan benih padi tersebut. Menurutnya, penyaluran itu disesuaikan dengan poktan yang telah melakukan pengusulan sebelumnya.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Sule Sulaiman

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *