Penyaluran Benih Padi Rawan Penyelewengan, Dinas Pertanian Sampang Imbau Perketat Pengawasan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PERLU DIPANTAU: Penyaluran bantuan benih padi di setiap kecamatan dinilai membutuhkan pengawasan, sebab berpotensi diselewengkan.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Penyaluran bantuan benih padi di setiap kecamatan dinilai membutuhkan pengawasan ketat. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian RI. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengajukan bantuan benih padi sebanyak 6000 ton. Namun, realisasinya sebanyak 420 ton yang disebar di sejumlah kecamatan.

Ketua lembaga Masyarakat Transparansi (Matras) Jawa Timur, Syaiful, meminta dinas terkait mengerahkan petugas untuk memantau penyaluran benih padi. Hal tersebut untuk memastikan tidak ada penyelewengan. Sebab menurutnya, hak petani harus dilindungi.

“Wajib ada pengawasan. Sehingga penyalurannya tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebab proses penyaluran dilakukan secara gratis,” katanya.

Menurutnya, pengawasan mesti terpantau hingga ke petani. Bukan hanya selesai pada penyaluran di setiap kecamatan. Sebab, penyelewengan terjadi saat sampai di tangan petani.  Apalagi petani tidak mengetahui jika bibit diberikan gratis.

Syaiful menegaskan, kejadian penyimpangan pada realisasi pupuk harus menjadi evaluasi. Sebab potensi penyelewengan pada bantuan benih juga besar. Sehingga ia berharap, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (KP) aktif melakukan pemantauan dan pengawasan.

“Kami berharap ada keseriusan dari pemerintah daerah. Sehingga bantuan dari pusat terealisasi tanpa penyimpangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan KP Sampang, Suyono, mengaku sudah memerintahkan kepada petugas di semua kecamatan untuk mengawasi penyaluran benih padi.

“Kami sudah imbau kepada petugas se-Sampang untuk memperketat pengawasan. Sehingga, sampai saat ini belum ada keluhan,” tegas Suyono.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *