Penyaluran BLT BBM di Bangkalan Tidak Merata

Uncategorized21 Dilihat

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp600 ribu, hanya menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan pangan non tunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH). Sehingga, masih banyak masyarakat golongan menengah ke bawah tidak memperoleh subsidi tersebut.

 

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Bangkalan Wibagio Suharta mengatakan, masih banyak masyarakat yang terdata di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) belum termasuk pada KPM BPNT dan PKH. Bahkan sudah menyampaikan ke Kementerian Sosial (Kemensos) tentang banyaknya masyarakat yang sudah masuk ke DTKS namun belum menerima bantuan PKH maupun BPNT.

 

“Dari data DTKS saja masih banyak yang tidak tercakup sebagai penerima BLT BBM yang diberikan pemerintah,” ujarnya kepada Kabar Madura, Kamis (15/9/2022).

 

Menurutnya, kenaikan harga BBM yang terjadi di awal September lalu cukup berdampak terhadap masyarakat. Terutama, terhadap sopir angkot dan nelayan yang memeng dalam pekerjaannya membutuhkan BBM. Namun, lantaran penyaluran bantuan Rp600 ribu selama 4 bulan, langsung dari pusat. Sedangkan daerah tidak bisa berbuat banyak.

Baca Juga :  Program Regsosek Tembus Rp10 Miliar, BPS Sampang Bakal Rekrut Ribuan Petugas

 

Sementara itu, anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) R Imron Amin mengaku, penentuan KPM BPNT dan PKH sebagai penerima BLT BBM itu dilakukan oleh Kemensos. Penentuannya sudah dengan pertimbangan yang matang. Kemungkinan, waktu yang tidak memungkinkan untuk melakukan pendataan ulang menjadi pertimbangannya.

 

“Apalagi sekarang sudah akhir tahun. BLT BBM ini memang belum sepenuhnya tepat sasaran. Sehingga sementara masih menggunakan data yang ada. Jadi bukan berarti ada pembiaran kalau belum tepat sasaran. Insya Allah kami akan menyampaikan kondisi di lapangan kepada Kementerian,” janjinya.

 

Terpisah, Kepala Kantor Pos Bangkalan Mujiburrahman menuturkan, ada 83.195 KPM BLT BBM di wilayah Bangkalan. Sejauh ini, sudah mulai tersalurkan sekitar 48 persen. Target penyelesaian bantuan hingga Minggu 18 September. “Kami yakin bisa selesai, melihat penyaluran yang dilakukan beberapa hari ini, kami optimis selesai 100 persen,” paparnya.

Baca Juga :  Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Tim Gabungan Pemkab Sumenep Sisir Pelabuhan Kalianget

 

Belum Meratanya Penyaluran BLT BBM

 

Hanya menyasara KPM BPNT dan PKH

Masuk DTKS belum masuk ke KPM BPNT dan PKH

Indikasi Belum Meratanya Pendataan BLT BBM

 

Waktu tidak memungkinkan melakukan pendataan ulang

Penyaluran dilaksanakan di akhir tahun

Reporter: Fathurrohman

 

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *