oleh

Penyebaran Rokok Ilegal di Bangkalan Dibiarkan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Penyebaran rokok ilegal di Bangkalan dinilai semakin meluas. Rokok yang identik dengan tanpa pita cukai perlu mendapat perhatian dan penindakan serius dari pemeritah setempat. Keberadaan rokok ilegal itu juga dinilai tidak ada kontribusi karena tidak menyumbang terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Disampaikan oleh Sumarto, salah satu warga asal Socah yang memiliki warung kecil,  pihaknya mengaku masyarakat banyak yang minat dengan harga rokok yang bandrol harga yang murah.,” Harga rokok ini lebih murah dibandingkan dengan rokok yang lainnya,” jelasnya Selasa (18/8/2020)

Harga rokok ilegal yang menyambar baik di pelosok desa maupun kota tersebut tentunya banyak digemari dan diminati oleh masyarakat yang berpendapatan sangat minim.

“Harga rokok yang sudah memakai cukai tentu harganya lebih mahal dibandingkan dengan rokok yang ilegal, sehingga masyarakat lebih memilih dengan harga yang cukup murah ,” paparnya

Dengan adanya rokok ilegal tentunya butuh perhatian serta tindakan agar agar pelaku usaha tersebut lebih mengikuti peraturan yang ada.

” Sejauh ini tidak ada tindakan seperti razia terhadap warung kecil yang menjual rokok  ilegal, padahal pada tahun sebelumnya razia itu sering dilakukan,” ungkapnya

Sementara itu  staf Bidang Pemasaran Dinas Perdagangan kabupaten Bangkalan Sutirno, pada  tahun sebelumnya banyak rokok ilegal yang beredar di masyarakat, akan tetapi sampai saat ini tidak ada tindakan tegas,

“Pada tahun sebelumnya memang ada operasi terkait rokok ilegal di sejumlah toko kecil,  namun tindakan tegas belum bisa digelar lantaran kewenangan itu berada di bea cukai,” paparnya

Sebelumnya untuk kegiatan operasi kepada toko kecil yang jualan rokok ilegal tu sudah ada akan tetapi tidak didampingi oleh tim bea cukai. “Untuk tindakan tegas terhadap rokok ilegal kami tidak bisa berbuat apa apa sebab itu bukan ranah kami,” jelasnya,(sae/mam).

Komentar

News Feed