oleh

Peran Kelompok Sadar Wisata Kurang Maksimal

Kabarmadura.id/SAMPANG-Adanya kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang bertugas mempromosikan tempat wisata di Kabupaten Sampang, dinilai belum membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga,  Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudapar)  Sampang Aji Waluyo mengatakan, selama ini, peran yang dijalankan masing-masing pokdarwis perlu ditingkatkan, karena belum terbukti dapat memajukan sektor pariwisata.

Jumlah pokdarwis hingga kini sudah ada enam kelompok, meliputi Pokdarwis  Longmalang, Wisata Hutan Kera Nepa, Wisata Religi Makam Rato Ebuh, Wisata Pemandian Sumber Otok dan wisata Gua Lebar dan Pantai Camplong. Sayangnya, belum semua pokdarwis dapat menjalankan perannya dengan optimal.

“Dari enam pokdarwis ini, yang aktif dan perannya berjalan hanya empat kelompok, sedangkan dua kelompokanya sudah tidak aktif, yakni Pokdarwis Pamandian Sumber Otok dan Wisata Gua Lebar,” kata Aji Waluyo saat dikonfirmasi Kaabar Madura, Selasa (5/3).

Cara mempromosikan yang dilakukan pokdarwis cukup beragam, menggunakan motode tradisional, seperti mengajak orang secara langsung dan memanfaatkan tehnologi, melalui media sosial dan sebagainya.

”Yang terbilang berhasil dalam mempromosikan lokasi wisata, baru Pokdarwis Longmalang sedangkan pokdarwis lainnya, perannya perlu ditingakatkan,”ungkapnya.

Aji berjanji akan terus membina bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Termasuk dengan Diskumnaker untuk pengembangan dan pembinaan UMKM di sekitar kawasan wisata, agar tempat wisata itu dapat dikelola oleh badan usaha milik desa (BUMDes).

“Prinsipnya, kami (Disporabudpar red) bersama dinas terkait akan terus melakukan pembinaan, karena hingga saat ini, keberadaan pokdarwis dengan peran yang dijalankan belum berhasil,” pungkasnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed