Perda Pendidikan akan Digunakan Atasi Krisis Guru Kepulauan Sumenep

Pendidikan464 views

KABAR MADURA | Kekurangan guru aparatur sipil negara (ASN) khususnya di kepulauan kini mulai ada solusi, yakni dibahasnya rancangan peraturan daerah (raperda) sistem penyelenggara pendidikan.

Ketua Pansus Penyelenggara Pendidikan Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sumenep Nurus Salam menegaskan, perda tersebut nantinya mengatur semua penyelenggara pendidikan, termasuk pengisian ASN guru kepulauan.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Jadi nanti semuanya akan diatur, termasuk efisiensi penambahan guru di kepulauan. Ini sedang pembahasan, paling tidak besok 27-28 Maret 2024 sudah selesai,” katanya, Selasa (26/3/2024).

Dalam pembahasan reparda tersebut, pertama; disusun sistem penyelenggaraan pendidikan, berdasarkan data dari tingkat kebutuhan yang ada, nantinya akan disesuaikan..

Baca Juga:  Realisasi Program Fisik di Sumenep Berpotensi Molor, Mayoritas Paket Proyek Belum Masuk Lelang di LPSE

Dengan krisisnya guru ASN di kepulauan, menurut Nurus, perlu mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam rangka menjalankan amanat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, apalagi masyarakat kepulauan yang jangkauannya sangat berbeda dengan masyarakat daratan.

“Maka menjadi pembahasan yang khusus memiliki kepekaan terhadap hal itu, untuk betul-betul dimaksimalkan kebutuhan guru tersebut,” tegas dia.

Setelah raperda itu rampung dibahas pansus di DPRD Sumenep, akan diajukan ke Pemerintah Provinsi Pemprov Jawa Timur untuk mendapatkan fasilitasi dari gubernur. Jika sudah disetujui dan sah, nantinya diyakini mengenai pendidikan tidak kerepotan

Baca Juga:  Guru Madrasah Swasta di Sumenep Menanti Rekrutmen PPPK Dibuka

“Kami saat ini membahas untuk memiliki kebijakan, akan menempatkan guru  sesuai dengan alamat dan mereka bertempat tinggal, supaya terasa nyaman,” paparnya.

Terpisah, Kepala Disdik Sumenep Agus Dwi Saputra melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan Akhmad Fairusi mengakui bahwa kekurangan guru di kepulaian masih jadi persoalan. Dia punya harapan besar pada perda yang mengatur tentang pendidikan tersebut.

“Nanti eksekusinya adalah kami, insya Allah rekrutmen ASN guru tahun ini lebih prioritaskan area kepulauan ya,” beber Fairusi.

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *