Perencanaan Proyek Pasar Lenteng Dianggap Tidak Matang

  • Whatsapp
EKONOMI: Aktivitas asar di Kabupaten Sumenep Dewan Soroti Pembangunan Pasar Lenteng.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep menyoroti pembangunan Pasar Lenteng yang sampai ini tidak kunjung selesai. Pasar dengan anggaran Rp5 miliar itu saat ini masih tersisa 30 persen pengerjaannya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Masdawi mengungkapkan, seharusnya organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus merencakan pembangunan pasar dengan sebaik mungkin supaya tidak kocar-kacir dan akhirnya merugikan masyarakat.

“Paling tidak, kalau angaran untuk bangunan fisik besar itu di awal, bukan di PAK (perubahan anggaran keuangan, red) ,” jelas anggota komisi II tersebut, Selasa (2/7).

Politisi Partai Demokrat tersebut menambahkan, alasan sempitnya waktu yang diberikan untuk penyelesaian pasar tersebut, merupakan kurangnya perencanaan yang matang sebelumnya. Di sisi lain, lanjut Masdawi, jika waktu yang tersedia sedikit, lalu ada ketidaksesuain, maka ujung-ujungnya hanya kontaktor yang disalahkan.

Semua pekerjaan, tambah Masdawi, selain perencanaan yang matang, harus ada sinergitas antara semua pihak, baik antara kontraktor dan OPD terkait, antara kepala dinas sebelumnya dan sesudahnya, bukan beda kepala dinas, beda program dan tidak melanjutkan program-program sebelumnya yang bagus.

Sebelumnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk menindaklanjuti proyek pengerjaan Pasar Lenteng yang masih tersisa 30 persen. Adapaun serapan anggaran sebelumnya, dari Rp5 miliar, hanya terserap sebanyak Rp3 miliar. (mad/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *