Peresmian Dua Sentra IKM di Sumenep Dijadwalkan Akhir Oktober

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BELUM RAMPUNG: DPRD Sumenep mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) agar pembentukan sentra industri kecil dan menengah (IKM) segera diselesaikan.

KABARMADURA.ID | SUMENEP  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep mendesak pembentukan sentra industri kecil menengah (IKM) segera dirampungkan. Sebab, hingga kini masih ada beberapa sentra yang belum terbentuk. Padahal, pembentukan sudah dimulai sejak awal tahun 2021.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengaku sangat menyayangkan ketidakseriusan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembentukan sentra IKM. “Jika tidak segera terbentuk, maka berakibat fatal terhadap pelaku IKM di Sumenep,” katanya, Senin (18/10/2021).

Ia menegaskan, dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan kepada OPD terkait untuk menanyakan masalah terkait pembentukan IKM selama ini. Sebab menurutnya, ketika dikonfirmasi kepada OPD, alasannya masih dalam proses dan sebatas dijanjikan. “Buktinya mana, masa hanya 15 sentra jangkanya berbulan-bulan,” ungkapnya.

Sementara itu, pemanggilan OPD terkait dijadwalkan satu minggu lagi. Pihak legislatif masih memberikan kesempatan untuk menyelesaikan pembentukan sentra dalam kurun waktu tersebut.  “Jika pembentukan tidak selesai, maka perusahaan dari luar Sumenep atau luar Madura akan berdatangan. Terlebih dari luar negeri,” paparnya.

Di sisi lain, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Industri dan Perdagangan (Indag) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Sumenep Priyaji Subaidi mengatakan, lambatnya pembentukan sentra IKM di Sumenep disebabkan kesulitan dalam mengumpulkan pelaku IKM.

Priyaji mengungkapkan, bahwa masih ada dua sentra IKM yang belum terbentuk. Di antaranya sentra krupuk puli di Desa Gapura Barat dan sentra krupuk di Desa Dungkek. Menurutnya, pelaksanaan peresmian kedua sentra tersebut dijadwalkan akhir bulan ini disesuaikan dengan jadwal pemateri dari Disperindag Jatim dan akademisi mitra Disperindag Sumenep.

 

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *